Wamen Dikti: Mahasiswa Harus Bersiap Songsong Era Green Jobs di Indonesia

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyerukan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mempersiapkan diri memasuki era green jobs atau pekerjaan hijau. Ia menekankan bahwa sektor pekerjaan ini membutuhkan kemampuan kognitif yang kuat, sehingga generasi muda harus beradaptasi dengan cepat melalui pendidikan formal dan keterampilan teknis.

Dalam keterangannya di Jakarta, Ahad, Stella menjelaskan bahwa untuk mendukung kesiapan tersebut, perguruan tinggi wajib menanamkan pola pikir riset (research mindset) sebagai fondasi utama pembelajaran. Menurutnya, memiliki pola pikir riset bukan berarti semua mahasiswa harus menjadi peneliti.

"Memiliki pola pikir riset bukan berarti Anda akan menjadi seorang peneliti. Ini berarti mampu mengajukan pertanyaan yang tepat dan menjawabnya secara sistematis menggunakan data serta logika," ujar Stella.

Mengenalkan Sektor Energi Hijau

Wakil Menteri Stella menekankan pentingnya memperkenalkan mahasiswa pada berbagai peluang green jobs. Ia menyebut sektor energi panas bumi (geothermal energy) dan hidrogen alami (natural hydrogen) sebagai bidang-bidang kunci yang perlu lebih diperkenalkan kepada generasi muda Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa potensi kolaborasi dengan industri sangat terbuka lebar, termasuk dalam hal penyediaan kursus, metode pembelajaran, dan lokakarya (workshop). "Pintu kami di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terbuka lebar untuk menciptakan kursus, metode pengajaran, dan lokakarya di universitas-universitas," tegasnya.

Senada dengan Stella, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan bahwa pertumbuhan green jobs tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga mengubah sifat dari pekerjaan yang sudah ada. Beberapa okupasi yang berpotensi menjadi bagian dari green jobs antara lain teknisi listrik, operator produksi, staf pengadaan, serta petugas keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa ekonomi hijau berpotensi menciptakan peluang kerja bagi sekitar 3,88 juta orang di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Proyeksi ini didasarkan pada data Employment Outlook 2026.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |