Gubernur Zainal Pimpin HKTI Kaltara, Kedaulatan Pangan Jadi Misi Utama

4 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN, – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kaltara periode 2026-2030. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi misi utama kepemimpinannya di organisasi tersebut.

Penetapan ini berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Kaltara di Tarakan, Sabtu (29/8) sore. Prosesi ditandai dengan penyerahan mandat dan pataka organisasi oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, kepada Zainal.

“HKTI Kaltara siap memperkuat sinergi dengan pengurus pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung kedaulatan pangan nasional,” ujar Zainal di Tarakan, Minggu.

Gubernur yang tengah menjalani periode kedua kepemimpinannya di Bumi Benuanta ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa menerima pataka HKTI berarti menerima tanggung jawab besar.

“Menerima pataka HKTI berarti menerima tanggung jawab. Ini amanah dari para petani kita di seluruh Kaltara, dari pesisir hingga perbatasan,” katanya.

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Sebagai pimpinan baru, Zainal mengapresiasi kehadiran Sekjen DPN HKTI yang telah memberikan motivasi bagi kepengurusan daerah. Ia pun langsung menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

“Organisasi harus diperkuat sampai tingkat kecamatan dan desa. Dari sana kita bisa mendorong inovasi dan menyiapkan regenerasi petani, termasuk petani milenial,” tegasnya.

Zainal menilai penguatan di akar rumput sangat krusial untuk melahirkan inovasi baru dan memastikan keberlanjutan sektor pertanian. Ia berharap HKTI Kaltara dapat menjadi wadah yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan petani.

“Saya optimistis dengan soliditas organisasi dan kerja sama seluruh pihak, upaya mewujudkan kemandirian pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kaltara dapat terus diperkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding mengingatkan bahwa perjuangan memuliakan petani tidak bisa dilakukan sendirian. Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ia menyebut pertanian diangkat sebagai prioritas tertinggi.

“Keberhasilan swasembada pangan yang melampaui target waktu adalah bukti nyata keseriusan itu,” ujar Karding.

Ia menegaskan bahwa tugas pengurus HKTI bukan di ruang sidang, melainkan di desa-desa. Karding berpesan kepada seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Kaltara yang baru dilantik untuk langsung bergerak merangkul petani.

“Rangkul petani kita, perkuat organisasinya agar suara mereka didengar dan dihitung,” pesannya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |