Menteri PU Bantah Mutasi ASN karena Surat Dinas ke AS Bocor

2 hours ago 1

MENTERI Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah telah melakukan mutasi sejumlah aparatur sipil negara (ASN) karena bocornya surat dinas perjalanan ke Amerika Serikat. Dody berujar mutasi pegawai sah-sah saja dilakukan dalam kementerian.

Menurut Dody, mutasi di Kementerian PU bukan karena bocornya dokumen surat dinas yang juga memuat nama anaknya sebagai anggota delegasi. "Enggak," kata dia saat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dody berujar mutasi ASN adalah hal yang biasa. Apalagi, kata dia, kementeriannya punya puluhan ribu pegawai. "Mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600 (orang), masa enggak boleh mutasi?" tuturnya.

Selain soal mutasi pegawai, Dody merespons isu lain yang menyebut keponakannya memiliki posisi komisaris di BUMN konstruksi. Ia membantah tudingan tersebut. Bahkan, Dody menjanjikan hadiah umrah bagi orang yang berhasil membuktikan tuduhan itu dalam waktu satu bulan.

Surat dinas Kementerian PU yang bocor memuat sejumlah nama delegasi, termasuk istri dan anak Menteri PU, yaitu Irma Hermawati dan Aurelia Tsabitha Meidirama. Surat itu dalam rangka dinas menghadiri forum High-Level Meeting on The Midterm Review of The New Urban Agenda pada 13-19 Juli 2026. Setelah surat tersebut viral di media sosial, Dody membatalkan perjalanan dinasnya ke Amerika Serikat. 

Dalam klarifikasi yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto, surat yang memuat daftar delegasi kunjungan kerja Dody Hanggodo ke New York, Amerika Serikat, itu disebut untuk melengkapi administrasi pengurusan visa. 

Apri mengatakan anggota keluarga Menteri PU masuk dalam daftar delegasi lawatan karena atas arahan Kementerian Luar Negeri. Tujuannya, kata dia, supaya seluruh calon rombongan bisa masuk dalam satu data ketika pengurusan visa.

Apri juga mengklaim keberangkatan anggota keluarga dalam kunjungan menteri ke Amerika Serikat tidak memakai anggaran negara. “Tidak ada penggunaan dana APBN untuk pembiayaan keluarga atau kepentingan pribadi. Itu akan didanai secara pribadi,” ucap Apri kepada awak media pada Selasa, 7 Juli 2026.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |