Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memeluk seorang haji tuna netra saat mengunjungi Asrama Haji Makassar, di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (14/6/2026). Menteri Haji dan Umrah mengunjungi Asrama Haji Makassar untuk memastikan proses kedatangan di debarkasi Makassar yang melayani jamaah haji dari delapan provinsi berjalan dengan lancar dan baik.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, pemerintah tengah mengupayakan efisiensi pelaksanaan ibadah haji dengan mengurangi masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi melalui penambahan slot penerbangan dari kedua negara.
Menhaj mengatakan, upaya tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, yang menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut.
“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya,"kata dia.
Selain pembangunan Kampung Haji, Menhaj Irfan mengatakan kedua pihak juga membahas langkah untuk efisiensi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia melalui pengurangan masa tinggal jamaah di Arab Saudi.
"Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya,"kata dia.
Saat ditanya apakah efisiensi tersebut dilakukan untuk mengurangi biaya haji yang harus ditanggung jamaah, Irfan mengatakan pembahasan mengenai komponen biaya merupakan mekanisme yang berbeda. Namun ia meyakini kebijakan tersebut akan memberikan pengaruh.
“Oh itu nanti beda lagi, nanti ada itu perhitungan yang berbeda lagi. Insya Allah berpengaruh nanti,” ucapnya.
sumber : Antara

1 day ago
9











































