CANTIKA.COM, Jakarta - Kamu pernah ngalamin enggak, niatnya belanja ke supermarket cuma mau beli beberapa barang, tapi pulangnya malah bawa satu keranjang penuh? Entah karena keripik yang kelihatan menggoda, atau tanpa sadar beli mi instan lagi.
Kalau kamu sering ngalamin ini, kamu enggak sendirian. Belanja berlebihan di supermarket itu umum terjadi, bahkan saat kamu sudah bawa daftar belanja. Menariknya, alasannya enggak selalu sepele. Banyak faktor yang ternyata berkaitan dengan kondisi mental dan emosional saat kamu belanja.
Berikut alasan kenapa kamu sering belanja berlebihan, plus cara mengatasinya.
Alasan Kamu Sering Belanja Berlebihan di Supermarket
1. Kamu belanja saat lapar
“Belanja saat lapar adalah salah satu alasan utama kita membeli barang berlebihan,” kata Jackie Shiels, psikolog di Kaiser Permanente dilansir Real Simple.
Saat kita berbelanja dengan perut kosong, otak kita terfokus pada kepuasan instan. "Kita bisa mengabaikan daftar belanja dan membeli makanan secara impulsif,” tambahnya.
Kiki Jacobson, terapis dan pendidik kesehatan mental berlisensi, juga menegaskan bahwa rasa lapar menguras kemampuan kontrol diri. Efeknya, semua makanan jadi terasa jauh lebih menarik.
2. Pola pikir kelangkaan
Pengalaman masa pandemi Covid-19, saat rak supermarket kosong, masih membekas buat banyak orang. Tanpa sadar, kamu merasa harus “bikin stok selagi ada”.
Menurut Shiels, hal ini berkaitan dengan cara otak menghindari risiko kekurangan di masa depan, meskipun kondisi saat itu sebenarnya aman.
Pola pikir ini juga bisa datang dari keluarga. Kalau orang tua atau kakek-nenek pernah mengalami kesulitan ekonomi atau kekurangan pangan, pola pikir “lebih baik berlebih daripada kurang” bisa ikut terbawa di generasi berikutnya.
3. Tergoda diskon
Diskon sering bikin kita merasa “menang”. “Kita cenderung terpaku pada harga asli yang lebih tinggi, jadi diskon terasa seperti kesempatan yang sayang untuk dilewatkan,” kata Kieva Hranchuk, ilmuwan perilaku dan pendiri Buyer Behavior Inc.
Padahal, tanpa sadar kamu jadi membeli lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan.
4. Minum kafein sebelum belanja
Kedengarannya sepele, tapi ini berdampak besar saat belanja. Penelitian dalam Journal of Marketing menunjukkan bahwa kafein bisa meningkatkan pembelian impulsif. Kafein membuat kamu lebih berenergi dan lebih responsif terhadap reward, sehingga belanja spontan terasa lebih menarik.
5. Lagi stres atau cemas
Saat kamu stres, lelah, atau overthinking, belanja bisa jadi “pelarian” instan. Menambahkan barang ke keranjang—terutama yang bersifat treat seperti camilan atau barang lucu bisa memicu dopamin dan bikin kamu merasa lebih baik.
Selain itu, keranjang belanja yang penuh juga bisa memberi rasa kontrol saat hidup terasa tidak stabil.
6. Mengejar rasa “senang sesaat”
“Membeli makanan memicu imbalan dopamin karena kita membayangkan kesenangan saat mengonsumsinya nanti,” jelas Hranchuk.
Masalahnya, rasa senang ini sering bikin kamu lupa sama anggaran atau jadi boros.
7. Enggak cek stok di rumah
Tanpa cek kulkas atau dapur dulu, kamu jadi nggak sadar apa yang sebenarnya sudah kamu punya. Akibatnya, kamu bisa beli barang yang sama berulang kali, yang ujung-ujungnya bikin boros dan mungkin mubazir.
Tips Biar Kamu Enggak Kalap Belanja
Kalau kamu mau mulai lebih mindful saat belanja, coba lakukan ini.
1. Makan sebelum pergi
Jangan belanja dalam kondisi lapar. Ini cara paling simpel untuk menekan pembelian impulsif.
2. Cek isi dapur dan kulkas dulu
Lihat stok apa yang masih ada di kulkas dan dapur sebelum berangkat belanja. Ini bantu kamu belanja lebih terarah dan terkendali.
3. Buat daftar dan patuhi
Tulis daftar belanja, lalu disiplin mengikutinya. Semakin sering dilatih, semakin gampang.
4. Biasakan jeda sebelum ambil barang
Coba jeda sejenak sebelum memasukkan barang ke keranjang. Kamu bisa coba pakai aturan, ambil di akhir kalau memang masih perlu. Jeda kecil ini bantu otak kamu berpindah dari keputusan impulsif ke keputusan yang lebih sadar.
Pilihan Editor: 5 Bumbu Nasi Goreng Instan yang Praktis dan Lezat
REAL SIMPLE | SILVY RIANA PUTRI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































