Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (13/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sekolah Rakyat tersebut terdata menembus wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hingga Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (13/1/2026), Prabowo juga meninjau fasilitas perpustakaan sekolah. Seluruh perpustakaan di Sekolah Rakyat tersebut sebagai dukungan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dalam penguatan literasi dan akses bahan bacaan bagi peserta didik.
Berkat dukungan Perpusnas, Sekolah Rakyat kini memiliki ribuan koleksi buku cetak. Terdapat juga Anjungan Baca Digital (ABD) yang memungkinkan siswa mengakses koleksi digital secara daring.
"Mereka bisa akses ya, lewat online buku digital dapat dibaca," ucap Prabowo saat meninjau perpustakaan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. RI 1 mengapresiasi capaian Literasi Sekolah Rakyat yang mulai menorehkan prestasi, termasuk karya tulis siswa yang ditampilkan hingga tingkatan nasional.
Menurut Prabowo, dalam waktu enam bulan sejak berdiri, sejumlah siswa Sekolah Rakyat telah meraih prestasi akademik, termasuk juara olimpiade. "Saya kagum, baru enam bulan sudah ada yang juara olimpiade. Saya terharu dan bangga," ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah menghadirkan kesejahteraan dan melindungi seluruh rakyat dari ancaman kemiskinan, kelaparan, penyakit, dan penderitaan. "Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita merdeka."

3 days ago
1















































