Selasa 27 Jan 2026 09:19 WIB
Donald Trump bisa sangat merugikan Amerika Serikat.

Foto: EPA-EFE/WAEL HAMZEH
Supporters of Hezbollah hold hanging ropes on photos of Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu and former US President Donald Trump during a protest in solidarity with Palestinians, in Beirut, Lebanon, 27 October 2023. More than 7,000 Palestinians and at least 1,300 Israelis have been killed, according to the Israel Defense Forces (IDF) and the Palestinian health authority, since Hamas militants launched an attack against Israel from the Gaza Strip on 07 October, and the Israeli operations in Gaza and the West Bank which followed it.

Oleh : DR Otong Sulaeman, Ketua/Rektor STAI Sadra periode 2024-2028
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Ada satu peringatan tua dalam filsafat Yunani klasik yang hari ini terdengar seperti nubuat. Plato menulis dalam Republic bahwa negara tidak akan pernah terbebas dari kehancuran sebelum para filsuf menjadi raja atau para raja sungguh-sungguh berfilsafat.
Maksud dari pernyataan Plato itu adalah: dunia tidak akan selamat jika kekuasaan dipegang oleh orang yang dikuasai nafsu harta atau nafsu kuasa. Donald Trump, tanpa sadar, sedang membuktikan kebenaran itu di hadapan mata kita.
Trump bukan sekadar presiden Amerika yang kontroversial. Ia adalah tipe manusia politik yang sejak 2.400 tahun lalu sudah dicurigai Plato dan Aristoteles sebagai benih malapetaka.
Ia adalah pedagang yang memerintah, penguasa yang berbisnis, dan negarawan yang memperlakukan dunia sebagai meja transaksi.
Ia membawa logika pasar ke jantung negara, dan logika negara ke jantung pasar. Dalam tradisi Yunani klasik, inilah kombinasi paling berbahaya.
Plato membagi manusia menjadi tiga kelas moral. Pertama, adalah kaum pedagang yang digerakkan hasrat untung dan akumulasi. Kelompok kedua adalah militer yang digerakkan kehormatan dan dominasi.
Ketiga adalah filsuf-aristokrat yang perilakunya digerakkan oleh hikmah dan keadilan. Negara yang sehat, kata Plato, hanya bisa berdiri jika kelas ketiga yang memerintah.
Berita Lainnya
-
Selasa , 27 Jan 2026, 09:19 WIB
Ketika Pedagang Menjadi Raja: Membaca Trump dalam Cermin Filsafat Yunani Klasik
-
-
Selasa , 27 Jan 2026, 08:43 WIB
Perang Iran Versus AS Segera Meletus? 4 Tanya Jawab Ini Menjelaskannya
-
Selasa , 27 Jan 2026, 07:58 WIB
Dari Paris ke Makkah, Beginilah Kekaguman Sarjana Prancis Terhadap Islam dan Rasulullah SAW
-
Selasa , 27 Jan 2026, 06:36 WIB
170 Ribu Jamaah Berisiko Tinggi, Wamenhaj: Ikuti Arahan Petugas Haji
-
Selasa , 27 Jan 2026, 03:02 WIB
Aliran Dana dari Travel Diduga Mengalir Via Eks Stafsus Yaqut, KPK Masih Rahasiakan Nilainya
-

5 days ago
2

















































