Datang dengan Misi Besar, John Herdman Anggap Tekanan dari Suporter Timnas adalah Anugerah

3 days ago 1

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan keterangan pers saat pengenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI telah resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih anyar Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada Selasa (13/1/2026). Herdman dipilih untuk menggantikan Patrick Kluivert yang didepak usai gagal membawa Timnas ke Piala Dunia 2026.

Herdman paham betul akan terdapat banyak tekanan dari publik, khususnya suporter Timnas kepadanya saat menjabat sebagai pelatih. Apalagi, Indonesia memiliki target yang tidak main-main, yaitu bisa lolos untuk gelaran Piala Dunia 2030.

"Tekanan itu adalah sebuah privilese. Itu datang pada sebuah organisasi, untuk memimpin sebuah tim, memikul beban sebuah negara," kata dia saat konferensi pers di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa.

Meski begitu, pelatih asal Inggris itu tidak akan menjadikan tekanan itu sebagai beban. Ia akan menjadikan tekanan itu sebagai motivasi untuk anak asuhnya.

Ia meyakini, dukungan dari publik akan membuat para pemain makin semangat menjalani setiap pertandingan yang dilakoni. Dengan begitu, Indonesia nantinya bisa tampil dalam gelaran Piala Dunia.

"Jadi saya bisa katakan kepada pemain saya bahwa tekanan ini adalah anugerah. Kami akan mendengarkan para penggemar, kami akan menggunakan energi mereka," kata dia.

Kendati demikian, mantan pelatih Kanada itu ingin para pendukung juga paham bahwa butuh kerja keras agar bisa lolos ke Piala Dunia. Ia menegaskan, upaya untuk bisa lolos ke turnamen paling bergengsi di dunia itu tidak bisa dilakukan hanya dengan waktu semalam.

"Kanada butuh waktu 36 tahun untuk sampai ke sana. Untuk Indonesia, mereka telah mengambil langkah besar, langkah yang sangat besar baru-baru ini, dan kita harus mengambil langkah berikutnya," kata dia.

Diketahui, Herdman memiliki rekam jejak menangani sejumlah timnas, baik putra maupun putri, dalam karier kepelatihannya. Salah satu pencapaiannya yang paling mentereng adalah membawa Kanada lolos Piala Dunia 2022 di Qatar.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |