CANTIKA.COM, Jakarta - Mengaplikasikan makeup di area bawah mata memang membutuhkan teknik khusus. Setelah berusaha meratakan complexion, tidak jarang concealer justru masuk ke garis halus dan membuat tampilan terlihat kurang mulus. Kondisi ini wajar terjadi, terutama karena kulit di sekitar mata merupakan bagian paling tipis dan sensitif pada wajah.
Menurut dokter kulit bersertifikat Aegean Chan, MD, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin akan menurun sehingga kulit menjadi lebih kering dan kehilangan elastisitas. Hal inilah yang membuat garis halus tampak lebih jelas, sekaligus menjadikan proses pengaplikasian makeup terasa lebih menantang. Namun, dengan teknik yang tepat, concealer tetap bisa memberikan hasil flawless tanpa terlihat creasing.
Berikut tips dan trik dari para makeup artist agar concealer tetap smooth dan tidak menumpuk di garis halus dan kerutan di area mata.
1. Persiapkan Area Bawah Mata dengan Skincare yang Tepat
Sebelum menggunakan makeup, penting memastikan area bawah mata terhidrasi dengan baik. Kulit yang kering cenderung membuat produk menempel di garis halus. Makeup artist Joseph Carrillo menyarankan penggunaan eye cream bertekstur ringan agar kulit terasa lembap tanpa terasa berat.
Pilih formula yang mudah menyerap dan tidak terlalu licin agar concealer tetap menempel sempurna. Eye cream dengan kandungan silikon tinggi sebaiknya dihindari karena berpotensi membuat produk menggumpal. Begitu juga formula yang terlalu berminyak karena dapat menyebabkan concealer mudah bergeser.
2. Pilih Concealer dengan Tekstur Ringan dan Fleksibel
Formula concealer berperan besar dalam hasil akhir makeup. Carrillo menekankan bahwa tekstur lebih penting dibanding tingkat coverage, terutama untuk menyamarkan garis halus. Concealer yang terlalu tebal atau matte cenderung menempel di permukaan kulit dan mempertegas tekstur.
Sebaliknya, formula ringan yang terasa melembapkan dapat mengikuti pergerakan kulit sehingga tampak lebih natural sepanjang hari. Tekstur cair atau menyerupai serum biasanya lebih mudah dibaurkan dan tidak mudah menumpuk.
3. Gunakan Produk Secukupnya
Menggunakan terlalu banyak concealer justru dapat membuat garis halus semakin terlihat. Banyak tutorial makeup memperlihatkan aplikasi concealer dalam jumlah cukup banyak, namun teknik ini tidak selalu cocok untuk semua kondisi kulit.
Para ahli menyarankan memulai dari jumlah kecil, cukup satu titik pada area yang paling gelap, lalu dibaurkan secara perlahan. Produk selalu bisa ditambahkan bila diperlukan, namun penggunaan minimal justru sering menghasilkan tampilan yang lebih halus.
4. Baurkan Concealer dengan Jari
Jari sering kali menjadi tools terbaik untuk membaurkan concealer. Suhu hangat dari jari membantu produk menyatu lebih baik dengan kulit sehingga hasilnya tampak natural. Jika ingin menggunakan brush, pilih kuas dengan tekstur padat dan aplikasikan dengan teknik menepuk lembut. Hindari gerakan menggeser karena dapat membuat produk masuk ke lipatan halus.
5. Pertimbangkan Tidak Pakai Bedak
Banyak orang terbiasa mengunci concealer dengan bedak, namun langkah ini tidak selalu diperlukan, terutama jika memiliki garis halus. Bedak dapat membuat area bawah mata terlihat lebih kering dan menonjolkan tekstur kulit.
Sebagai alternatif, setting spray dapat membantu menjaga makeup tetap rapi tanpa menambah lapisan produk berlebih. Hasilnya lebih ringan dan tetap menjaga tampilan kulit terlihat segar.
Dengan kombinasi skincare yang tepat, formula ringan, dan teknik aplikasi yang minimalis, concealer dapat membantu menyamarkan lingkar hitam tanpa mempertegas garis halus. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan antara hidrasi dan penggunaan produk yang tidak berlebihan agar hasil akhir tetap smooth dan natural.
Pilihan Editor: Kylie Jenner Samarkan Lingkaran Hitam di Area Mata dengan Concealer Seharga Rp146 Ribu
ALLURE
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.















































