CANTIKA.COM, Jakarta - Gemerlap Festival Film Cannes 2026 kembali menjadi panggung prestisius bagi para insan kreatif dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu momen yang mencuri perhatian datang dari penampilan Puteri Indonesia Lingkungan 2029, Jolene Marie Cholock-Rotinsulu atau akrab disapa Jolene Marie yang tampil anggun mengenakan kebaya karya desainer ternama Intan Avantie.
Dalam penampilannya di Cannes, Jolene memilih kebaya berbahan velvet atau beludru warna hitam sebagai pernyataan identitas budaya. Karya Intan Avantie yang dikenakannya menghadirkan siluet klasik yang dipadukan dengan detail elegan khas kebaya modern, menggabungkan warisan tradisional dengan estetika kontemporer.
Tak hanya busana, keseluruhan tampilan Jolene juga diperkuat dengan aksesori bernilai budaya tinggi. Bros dan perhiasan yang dikenakan berasal dari Kraton Surakarta, menambah nuansa royal yang autentik sekaligus mempertegas akar budaya Jawa dalam penampilannya.
Tampilan Jolene juga merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari tim tata rias hingga arahan budaya dari lingkungan Keraton. Keterlibatan tokoh budaya seperti Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah turut memastikan bahwa setiap detail yang ditampilkan tetap menghormati nilai tradisi.
Makeup dan hairdo yang sleek melengkapi keseluruhan look tanpa mengalahkan keindahan kebaya itu sendiri, menjadikan tampilan Jolene terlihat sophisticated, anggun, dan berkelas.
Penampilan Jolene di Cannes bukan sekadar soal gaya, melainkan bentuk kebanggaan dalam membawa budaya Indonesia ke panggung global. Ia bahkan menyebut momen ini sebagai salah satu pengalaman paling berharga dalam hidupnya terlebih karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
Di tengah dominasi gaun haute couture Barat di red carpet Cannes, kehadiran kebaya menjadi simbol bahwa busana tradisional Indonesia mampu berdiri sejajar dan tampil memukau di kancah internasional.
Profil Singkat Desainer Kebaya Intan Avantie
Nama Intan Avantie sudah lama identik dengan kebaya modern yang anggun, feminin, dan sarat sentuhan budaya Indonesia. Desainer kelahiran Surabaya ini dikenal sebagai salah satu sosok yang berhasil membawa kebaya keluar dari kesan tradisional semata menjadi busana couture yang relevan di panggung fashion internasional.
Karier Intan Avantie dimulai dari kecintaannya terhadap dunia mode dan budaya Nusantara. Ia mulai dikenal luas sejak era 2000-an berkat rancangan kebaya dengan detail bordir rumit, siluet elegan, serta permainan warna yang lembut namun mewah. Karyanya sering memadukan unsur klasik Jawa dengan sentuhan modern sehingga tetap terasa timeless.
Nama Intan Avantie juga menjadi langganan banyak selebriti dan figur publik Indonesia untuk momen penting, mulai dari pernikahan hingga acara kenegaraan. Ciri khas desainnya terletak pada detail yang sangat personal—mulai dari payet, drapery, hingga potongan yang dibuat mengikuti karakter pemakainya. Karena itu, setiap kebaya buatannya terasa memiliki cerita tersendiri.
Tak hanya aktif sebagai desainer, Intan Avantie juga dikenal konsisten mempromosikan kebaya sebagai identitas budaya Indonesia. Ia kerap membawa unsur heritage ke berbagai ajang internasional dan percaya bahwa kebaya bisa tampil modern tanpa kehilangan akar tradisinya.
Pilihan Editor: Debut Prilly Latuconsina di Festival Film Cannes 2026: Rasanya Masih Surreal
ECKA PRAMITA | INSTAGRAM
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































