Jadi Jalur Utama Perlintasan Jabar-Jateng, Cirebon Bersiap Sambut Pemudik

2 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Wilayah Kabupaten Cirebon merupakan salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah maupun daerah lainnya di Pulau Jawa. Karenanya, koordinasi dan perencanaan yang matang antarinstansi sangat diperlukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran.

Untuk itu, Polresta Cirebon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG), Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur Forkopimda, instansi terkait, hingga stakeholder pendukung pelayanan masyarakat.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, mengatakan, dalam rakor itu dibahas berbagai kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ia pun menegaskan pentingnya evaluasi dari pengamanan tahun sebelumnya agar berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini.

“Hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan diantisipasi bersama antara lain kelancaran arus lalu lintas, titik-titik keramaian, potensi kemacetan, serta pengawasan pada rest area,” ujar Imara.

Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki lima gerbang tol yang menjadi akses utama bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintasi wilayah tersebut. Selain itu, keberadaan Rest Area KM 228A dan KM 229B juga berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan karena menjadi lokasi istirahat bagi para pemudik.

“Wilayah Cirebon merupakan salah satu titik lelah bagi para pemudik. Oleh karena itu, perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di rest area maupun titik rawan kemacetan lainnya,” katanya.

Imara pun menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik serta memastikan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026. Hal itu sebagai upaya memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI - Polri, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |