AWG Desak Dunia Islam Bertindak atas Pelecehan Terhadap Masjid Al Aqsa

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Aqsa Working Group (AWG) mengecam sekeras-kerasnya berbagai tindakan pelecehan terhadap Masjid Al-Aqsa yang kembali dilakukan oleh Zionis Israel, antara lain melalui pengibaran bendera Zionis Israel di kawasan suci Masjid Al-Aqsa oleh kelompok ekstremis Yahudi yang mendapat perlindungan aparat penjajah, serta munculnya seruan dan langkah politik untuk merebut kewenangan Wakaf Islam Yerusalem sebagai pengelola sah Kompleks Masjid Al-Aqsa.

Ketua Presidium AWG, Anshorullah mengatakan, tindakan-tindakan tersebut bukan hanya merupakan pelecehan terhadap identitas keagamaan dan hak umat Islam atas salah satu situs paling suci dalam Islam, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional, berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan status historis Masjid Al-Aqsa yang telah diakui dunia internasional. UNESCO telah berulang kali menegaskan karakter dan warisan budaya Islam Masjid Al-Aqsa (Al-Haram Al-Sharif) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari warisan sejarah dan peradaban Islam di Kota Yerusalem.

"Karena itu, setiap upaya mengubah identitas, status, maupun tata kelola Masjid Al-Aqsa merupakan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan situs warisan budaya dan keagamaan yang diakui masyarakat internasional," kata Anshorullah kepada Republika, Jumat (12/6/2026)

Atas perkembangan tersebut, AWG menyatakan:

1. Mengecam sekeras-kerasnya pengibaran bendera Zionis Israel di kawasan Masjid Al-Aqsa sebagai bentuk pelecehan terhadap kesucian tempat suci umat Islam. Pengibaran bendera Zionis Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa bukan sekadar tindakan simbolik, melainkan tindakan provokatif yang menunjukkan ambisi penguasaan atas kawasan suci umat Islam. Tindakan tersebut melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, mencederai kesucian Al-Aqsa, dan merupakan bentuk penghinaan terhadap identitas Islam yang melekat pada situs suci tersebut selama berabad-abad.

2. Mengecam upaya merebut kewenangan Wakaf Islam Yerusalem sebagai pengelola sah Kompleks Masjid Al-Aqsa. Wakaf Islam Yerusalem merupakan badan otonom yang berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Yordania dan secara historis maupun dalam praktik internasional diakui sebagai pengelola tunggal Kompleks Masjid Al-Aqsa. Karena itu, setiap upaya untuk mencabut, mengurangi, atau mengambil alih kewenangan Wakaf Islam Yerusalem merupakan pelanggaran terhadap status quo yang berlaku serta bentuk intervensi terhadap tata kelola Al-Aqsa yang sah.

3. Menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelanggaran berulang yang dilakukan Zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsa. AWG menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut bukanlah pelanggaran yang terjadi untuk pertama kalinya. Zionis Israel telah berulang kali melakukan berbagai pelanggaran terhadap Masjid Al-Aqsa, mulai dari penyerbuan kawasan suci oleh kelompok ekstremis Yahudi dengan pengawalan aparat penjajah, pembatasan akses jamaah Muslim, penangkapan para penjaga dan pengurus Al-Aqsa, gangguan terhadap otoritas Wakaf Islam Yerusalem, hingga berbagai upaya mengubah status quo yang selama ini berlaku. Oleh karena itu, pengibaran bendera Zionis Israel dan upaya merebut kewenangan Wakaf Islam Yerusalem harus dipandang sebagai bagian dari rangkaian pelanggaran sistematis dan berkelanjutan terhadap Masjid Al-Aqsa.

4. Menilai tindakan-tindakan tersebut sebagai bagian dari agenda yahudisasi secara sistematis dari Zionis Israel untuk memperkuat kontrol atas Masjid Al-Aqsa bahkan berusaha menggantikannya dengan kuil tempat ibadah yahudi. AWG memandang perkembangan ini sebagai bagian dari agenda sistematis Zionis Israel untuk memperkuat kontrol atas Masjid Al-Aqsa, mengubah status historis dan hukum kawasan suci tersebut, serta melemahkan peran Wakaf Islam Yerusalem yang selama ini diakui sebagai otoritas pengelola Al-Aqsa. Agenda ini merupakan ancaman serius terhadap Masjid Al-Aqsa, hak-hak rakyat Palestina, stabilitas kawasan, dan penghormatan terhadap hukum internasional.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |