Aktivitas Vulkanik Gunung Sinabung Meningkat

2 days ago 4

AKTIVITAS vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan meningkat pada Jumat, 22 Mei 2026. Adapun tingkat aktivitas Gunung Sinabung pada saat ini berada pada level II atau waspada.

“Peningkatan aktivitas kegempaan ini perlu diwaspadai, mengingat potensi bahaya Gunung Sinabung yang dapat terjadi berupa erupsi freatik maupun erupsi magmatik,” kata Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangannya, Jumat 22 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Lana, aktivitas kegempaan Gunung Sinabung didominasi oleh gempa tektonik. Ikut terekan juga gempa vulkanik namun jumlahnya tidak signifikan. Dari hasil pemantauan kegempaan pada 21 Mei 2026, terekam getaran menerus atau tremor dengan amplitudo maksimum 4 milimeter dari pukul 23.53 WIB dan masih berlangsung hingga Jumat 22 Mei 2026.

Selain itu, kata Lana, terekam juga gempa embusan, gempa low frequency dan gempa hybrid yang sebelumnya jarang terekam. Hembusan asap kawah teramati putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 50 – 500 meter di atas kubah lava. Potensi pembongkaran kubah lava juga dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan.  

Sejak Maret 2024, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari puncak, serta radius sektoral 3,5 kilometer untuk sektor selatan-timur Gunung Sinabung.

Selain ancaman langsung berupa lontaran batu pijar dan sebaran abu, masyarakat juga diingatkan akan potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, khususnya saat musim hujan. Aliran lahar dapat melintasi sungai di sektor barat daya yang berhulu di puncak Gunung Sinabung.  

Pemerintah daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Karo, diminta untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung yang berlokasi di Desa Ndokum Siroga. Masyarakat juga dapat mengakses informasi resmi melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau di laman PVMBG.

Menurut Lana, evaluasi tingkat aktivitas Gunung Sinabung akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan. “Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |