7 Fakta Menarik Indonesia Fashion Week 2026, Ulos Simetria hingga Kolaborasi dengan Italia

1 hour ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Indonesia Fashion Week 2026 sebentar lagi digelar dengan membawa sejumlah pembaruan yang menarik perhatian. Memasuki penyelenggaraan ke-14, ajang mode terbesar di Tanah Air ini mengusung tema "Ulos Simetria", yang mengangkat kekayaan budaya Sumatera Utara sebagai inspirasi utama. Tak hanya menjadi panggung bagi karya para desainer, BTN Indonesia Fashion Week 2026 juga menghadirkan berbagai kolaborasi lintas industri, pengalaman multisensori, hingga peluang baru bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Berikut sederet fakta menarik Indonesia Fashion Week 2026 yang perlu diketahui.

1. Ulos Simetria Jadi Tema Besar Indonesia Fashion Week 2026

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian pada penyelenggaraan tahun ini adalah tema "Ulos Simetria". Mengangkat wastra khas Sumatera Utara, tema ini tidak sekadar menampilkan keindahan kain ulos sebagai warisan budaya, tetapi juga mengajak para desainer untuk menginterpretasikannya menjadi karya mode yang lebih kontemporer.

"Melalui tema ini, APPMI ingin menunjukkan bahwa kain tradisional Indonesia memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang mengikuti zaman. Ulos diposisikan bukan hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai sumber inspirasi yang mampu bersaing di panggung fashion global melalui inovasi desain, teknik, hingga eksplorasi siluet modern," ujar Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden Indonesia Fashion Week, Poppy Dharsono di konferensi pers IFW 2026, Selasa, 30 Juni 2026. 

2. Sumatera Utara Menjadi Official Theme untuk Pertama Kalinya

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan Provinsi Sumatera Utara sebagai Official Theme. Artinya, seluruh rangkaian acara tahun ini akan banyak menampilkan identitas budaya, kekayaan wastra, pariwisata, hingga potensi ekonomi kreatif dari provinsi tersebut.

Partisipasi ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi para perajin ulos, pelaku UMKM, desainer lokal, hingga sektor pariwisata Sumatera Utara agar semakin dikenal masyarakat nasional maupun internasional. Tak hanya soal kain tradisional, pengunjung juga akan diajak mengenal cerita, filosofi, dan transformasi budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Batak.

Indonesia Fashion Week 2026 resmi diluncurkan, “Ulos Simetria” angkat Sumatera Utara sebagai inspirasi fashion Indonesia/Foto: Doc. IFW 2026

3. Memasuki Tahun ke-14 

BTN Indonesia Fashion Week 2026 menjadi penyelenggaraan ke-14 sejak pertama kali digelar. Selama lebih dari satu dekade, IFW berkembang menjadi salah satu platform penting bagi industri mode Indonesia yang mempertemukan berbagai pelaku dalam satu ekosistem.

Tak hanya menghadirkan fashion show, IFW juga menjadi ruang bertemunya desainer, pelaku UMKM, akademisi, pemerintah, investor, buyer, media, hingga komunitas kreatif. Konsistensi penyelenggaraan ini menjadikan IFW sebagai salah satu motor penggerak perkembangan industri fashion nasional sekaligus wadah lahirnya talenta-talenta baru Indonesia.

4. Kolaborasi Indonesia dan Italia Semakin Diperkuat

Dimensi internasional BTN Indonesia Fashion Week 2026 juga semakin terasa melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Italian Trade Agency. Tahun ini, kerja sama tersebut menghadirkan ASSOMAC, asosiasi industri mesin kulit asal Italia yang dikenal memiliki teknologi maju dalam pengolahan material kulit.

Kolaborasi ini diharapkan membuka akses bagi pelaku industri fashion Indonesia terhadap teknologi terbaru, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, praktik industri berkelanjutan, hingga peluang membangun jejaring bisnis internasional. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri fashion global, khususnya pada sektor produk berbahan kulit.

5. Ada Signature Scent yang Membuat Pengalaman Fashion Semakin Berkesan

Salah satu inovasi paling unik di BTN Indonesia Fashion Week 2026 adalah kehadiran The Signature Scent yang dipersembahkan oleh Dahlia Teh Keraton. Berbeda dengan pekan mode pada umumnya yang mengandalkan pengalaman visual, tahun ini pengunjung juga akan diajak menikmati pengalaman melalui indera penciuman.

Aroma khas tersebut akan hadir di berbagai area penyelenggaraan sehingga setiap momen selama acara berlangsung memiliki identitas yang mudah diingat. Konsep ini mengusung pendekatan multisensori, yakni memadukan fashion, budaya, dan fragrance dalam satu pengalaman yang lebih emosional. Harapannya, pengunjung tidak hanya mengingat koleksi di atas runway, tetapi juga aroma khas yang menemani perjalanan mereka selama berada di Indonesia Fashion Week.

6. Bukan Sekadar Fashion Show, tetapi Juga Ruang Bertemunya Industri Kreatif

Ketua APPMI Poppy Dharsono menjadi speaker dalam konferensi pers Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026/Foto: Doc. IFW

BTN Indonesia Fashion Week 2026 kembali membuktikan bahwa ajang ini lebih dari sekadar pertunjukan busana. Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai program mulai dari fashion show, pameran produk, business forum, seminar, talkshow, hingga aktivasi kolaboratif yang melibatkan berbagai sektor.

Format ini memungkinkan para desainer, pelaku bisnis, investor, akademisi, pemerintah, hingga komunitas kreatif saling bertemu dan berdiskusi mengenai perkembangan industri fashion Indonesia. Dengan demikian, IFW tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya, tetapi juga wadah lahirnya peluang bisnis dan kolaborasi baru.

7. Ratusan Desainer, Brand Lokal, dan UMKM Akan Tampil dalam Satu Panggung

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, BTN Indonesia Fashion Week 2026 akan menghadirkan ratusan desainer, exhibitor, serta pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen IFW dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Melalui ajang ini, para pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada buyer, media, hingga calon konsumen dari dalam maupun luar negeri. Tidak hanya memperluas pasar, partisipasi tersebut juga membuka peluang kolaborasi lintas industri yang dapat meningkatkan daya saing produk fashion Indonesia di tingkat global.

Dengan mengusung tema "Ulos Simetria", BTN Indonesia Fashion Week 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi kreativitas para desainer, tetapi juga menjadi momentum untuk memperlihatkan bagaimana budaya Indonesia dapat terus berkembang melalui inovasi, kolaborasi internasional, dan penguatan ekonomi kreatif. Perhelatan yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini pun menjadi salah satu agenda yang layak dinantikan oleh pecinta fashion dan industri kreatif Tanah Air.

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |