Warga Suku Badui menuju Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (24/4/2026). Pemprov Banten membuka rute bus pariwisata Serang-Kawasan Wisata Badui. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Banten dan Perum Damri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi meluncurkan layanan angkutan bus khusus wisata budaya Badui. Dalam periode tertentu, rute itu akan memberlakukan promo yakni harga Rp1 dengan metode pembayaran QRIS tap.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, terobosan ini merupakan respons pihaknya terhadap tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi kawasan adat Badui. Melalui kolaborasi tersebut, harapannya, masyarakat dapat menikmati tarif promo yang sangat terjangkau.
"Berkat dukungan dari BI Banten dan Perum Damri, kita melaksanakan launching QRIS tap untuk transportasi wisata budaya Badui jurusan Serang-Ciboleger. Selama satu bulan ke depan, masyarakat cukup membayar Rp1 menggunakan QRIS," ujar Gubernur Andra di Alun-alun Kota Serang, Banten, pada Ahad (26/4/2026).
Ia menjelaskan, layanan ini merupakan kelanjutan dari program transportasi umum terintegrasi TransBanten yang saat ini telah beroperasi. Pemprov Banten juga berencana mengembangkan layanan serupa untuk daerah wisata lainnya di Banten guna memberikan kenyamanan mobilitas bagi masyarakat.
Pemanfaatan sistem pembayaran digital ini didukung oleh tingginya penetrasi pengguna QRIS di wilayah tersebut. Menurut Andra, dari total 60 juta pengguna QRIS di seluruh Indonesia, sebanyak 3 juta pengguna di antaranya berasal dari Banten.
Angka ini dinilai cukup besar secara proporsional terhadap jumlah penduduk dan akan terus dioptimalkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala BI Banten, Ameriza M. Moesa, mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang terus mendorong digitalisasi sarana transportasi publik, khususnya di jalur pariwisata.
sumber : Antara

4 hours ago
2
















































