Pemerintah Tanggapi Indeks Keyakinan Konsumen Turun

2 hours ago 1

SEKRETARIS Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menanggapi data Indeks Keyakinan Konsumen Maret 2026 yang turun ke level 122,9. Penurunan tersebut menjadi yang kedua kali tahun ini usai sebelumnya IKK turun menjadi 125,2 pada Februari 2026.

Menurut Susiwijono, angka IKK masih menunjukkan posisi yang tinggi di zona optimistis. “Artinya kalau fluktuasi itu sangat biasa, tapi Indeks Keyakinan Konsumen, Mandiri Spending Index, semuanya masih cukup confident, masih sangat optimis,” ucapnya ketika ditemui di Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Susiwijono mengatakan pemerintah masih optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 masih bisa mencapai target 5,5 persen atau lebih. Pada kuartal IV-2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,39 persen. Sedangkan secara keseluruhan, ekonomi tumbuh 5,11 persen.

Sebelumnya, Suswijono menyebutkan konsumsi domestik menyumbang 54 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sehingga pengaruh dinamika global ke Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura dan Vietnam.

Pemerintah juga telah menggelontorkan berbagai stimulus ekonomi pada kuartal I-2026. Stimulus tersebut mencakup diskon tarif transportasi serta bantuan sosial. Susiwijono meyakini kebijakan pemerintah di awal tahun bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. “Juga kuartal I tahun ini kita mendapatkan Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya ada di awal kuartal 2,” ucapnya.

Bank Indonesia sebelumnya menyebutkan tren penurunan IKK masih berlanjut. Adapun pada Januari 2026, IKK tercatat berada di level 127.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat karena berada pada level optimistis, yaitu di atas 100. “Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Maret 2026 dipengaruhi oleh keyakinan pada kondisi ekonomi saat ini dan 6 bulan ke depan,” ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Jumat, 10 April 2026.

Adapun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat berada di level 115,4, atau menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berada di level 115,9. Sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada pada level 130,4, atau menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 134,4.

Berdasarkan survei BI, posisi IKE pada Maret 2026 ditopang oleh kenaikan Indeks Penghasilan Saat Ini yang naik menjadi 129,2 dibandingkan dengan 125 pada bulan sebelumnya. Sementara Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja turun menjadi 107,8 ketimbang 110,7 pada bulan sebelumnya. Sedangkan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods turun menjadi 109,2 dibandingkan angka 112 pada Februari.

Kemudian, semua komponen IEK mengalami penurunan. Indeks Ekspektasi Penghasilan turun menjadi 137,7 dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berada di level 140,7. Berikutnya, Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja turun menjadi 128,0 dibandingkan dengan indeks 131,7 pada bulan sebelumnya. Sedangkan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha turun menjadi 125,5 dari level 130,9 pada bulan sebelumnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |