TIGA orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Wuryantoro-Eromoko, Dusun Sumberejo Kulon, Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis sore, 11 Juni 2026. Selain menelan korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor atau Polres Wonogiri Ajun Komisaris Polisi Anom Prabowo mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. “Saat ini Satlantas Polres Wonogiri masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan,” kata Anom kepada wartawan, Jumat, 12 Juni 2026
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion dan Yamaha Aerox yang melaju dari arah berlawanan. Yamaha Aerox dikendarai AF, 31 tahun, warga Kabupaten Sukoharjo, yang saat itu melaju dari arah Eromoko menuju Wuryantoro. Sementara dari arah sebaliknya datang Yamaha Vixion yang dikendarai PS, 32 tahun, warga Kecamatan Manyaran.
Petugas menduga pengendara Yamaha Vixion melaju terlalu ke kanan jalan dengan kecepatan tinggi saat melintasi lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat jarak kedua kendaraan semakin dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras pun terjadi pada bagian depan kedua sepeda motor.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan ini,” ujar Anom.
Akibat benturan tersebut, pengendara Yamaha Vixion berinisial PS mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban sempat mendapatkan penanganan dan dibawa menuju Rumah Sakit Umu daerah atau RSUD Wonogiri, namun meninggal dalam perjalanan. PS menjadi salah satu dari tiga korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Nasib serupa dialami pengendara Yamaha Aerox, AF, yang juga menderita luka berat pada bagian kepala. Meski telah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak tertolong. Selain itu, anak berinisial ES, 8 tahun, yang menjadi penumpang Yamaha Aerox turut meninggal.
“Selain dua pengendara, seorang anak yang menjadi penumpang juga meninggal dunia akibat luka yang dideritanya,” tutur Anom.
Sementara itu, seorang penumpang lain berinisial LS, 32 tahun, berhasil selamat meski mengalami luka pada bagian kepala. Korban saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Wonogiri dan terus mendapatkan penanganan dari tim medis. Kondisinya masih dalam pemantauan dokter.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Wonogiri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban. Polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan dapat diketahui secara jelas.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta tetap berada pada jalur yang semestinya guna menghindari terjadinya kecelakaan,” ucap Anom.
Polisi mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. Pengendara diminta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mengutamakan kehati-hatian saat berkendara. Upaya tersebut dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih kerap terjadi di jalan raya.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan harus menjadi prioritas setiap pengguna jalan,” katanya.


















































