Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau 108 Juta Orang, Tindak Lanjut Pascapemeriksaan Dinilai Penting

11 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau lebih dari 108 juta jiwa sejak dilaksanakan pada Februari 2025. Angka itu dinilai membuktikan bahwa program tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Wakil Ketua Umum DPP PSI, Endang Tirtana, menilai program tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di masyarakat. Menurut dia, program CKG membuat masyarakat bisa melakukan pencegahan dan deteksi dini penyakit yang diderita.

“Program CKG mendorong pergeseran penekanan layanan kesehatan, dari yang selama ini banyak berfokus pada pengobatan menuju penguatan pencegahan dan deteksi dini,” kata dia melalui keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Endang mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara rutin memungkinkan faktor risiko maupun penyakit ditemukan lebih awal. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan.

Ia menilai, manfaat CKG tidak hanya berkaitan dengan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat berdampak terhadap beban ekonomi. Pasalnya, semakin dini penyakit ditemukan dan ditangani, peluang untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat bisa diantisipasi.

“PSI memandang perluasan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat,” ujar dia.

Karena itu, PSI mendorong pemerintah terus memperkuat pelaksanaan CKG, terutama dalam memastikan kualitas pemeriksaan dan ketepatan tindak lanjut setelah masyarakat menerima hasil pemeriksaan. Ke depan, PSI menyarankan, program ini perlu terus diperkuat dengan memastikan kualitas pemeriksaan, ketepatan tindak lanjut, ketersediaan obat dan layanan rujukan, serta integrasi data kesehatan, sehingga menghasilkan manfaat optimal bagi seluruh rakyat.

“Karena itu, kami mendukung dan mengapresiasi Program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih preventif, mudah diakses, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Endang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa CKG yang mulai dilaksanakan pada Februari 2025 telah menjangkau 108 juta orang. Program tersebut tersedia di 10.255 puskesmas yang tersebar di 38 provinsi.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |