BMKG Catat 3.002 Gempa Susulan Goyang NTT

2 hours ago 3

Kendaraan melintas di jalan yang retak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026, dengan sekitar 7.480 rumah dan lebih dari 40 tempat ibadah tercatat mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi susulan masih terus terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB, tercatat ada 3.002 gempa bumi susulan yang terjadi di wilayah itu.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan, ribuan gempa bumi susulan itu memiliki kekuatan M 1,1 hingga 6,2. Dari 3.002 gempa bumi susulan yang terjadi, sebanyak 86 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat. Sementara itu, terdapat 25 kejadian dengan kekuatan di atas M 5,0.

"Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa jumlah gempa susulan ini cukup banyak. Kenapa? Sebenarnya itu adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi hingga mendapatkan keseimbangan yang baru setelah ada terjadinya gempa utama yang besar," kata dia saat konferensi pers secara daring, Rabu sore.

Nelly menambahkan, aktivitas gempa susulan ini masih berlangsung ke depannya. Namun, kekuatan gempa itu secara umum akan makin kecil, meski dalam beberapa periode masih terdapat potensi peningkatan aktivitas gempa.

Menurut dia, gempa bumi itu masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. Berdasarkan hasil perhitungan BMKG, gempa bumi susulan itu diperkirakan terjadi dalam waktu 21-30 hari ke depan.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan M 7,7 terjadi di wilayah Flores, NTT, pada Sabtu pekan lalu. Gempa bumi dengan kedalaman 15 km itu berpusat di wilayah laut, sekitar 30 km arah timur laut Nagekeo.

Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa bumi yang disertai tsunami itu menyebabkan puluhan orang meninggal dunia. Data terbaru BNPB mencatat, hingga saat ini terdapat 71 orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |