Preview Iran Vs Belgia: Team Melli Hadapi Favorit Grup di Tengah Tantangan Nonteknis

5 hours ago 6

Tim nasional Republik Islam Iran difoto sebelum pertandingan penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 Iran melawan Selandia Baru, di Los Angeles, California, AS, 15 Juni 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Iran menghadapi ujian berat saat berjumpa Belgia pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Bukan hanya kualitas lawan yang dihadapi, Team Melli juga harus berjuang di tengah berbagai tantangan nonteknis yang mengiringi perjalanan mereka sepanjang turnamen di Amerika Serikat.

Belgia datang dengan status salah satu unggulan grup berkat kedalaman skuad dan pengalaman para pemainnya. Sebaliknya, Iran masih berusaha menjaga asa lolos ke babak gugur sambil beradaptasi dengan situasi yang mereka nilai jauh dari ideal.

Sorotan terhadap Iran tidak hanya tertuju pada performa di lapangan. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya mengeluhkan sejumlah pembatasan perjalanan dan mobilitas yang diterapkan pemerintah Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

Kondisi tersebut membuat Mehdi Taremi dan rekan-rekannya harus menjalani pola perjalanan yang tidak biasa. Mereka bermarkas di luar wilayah Amerika Serikat dan hanya diizinkan memasuki kota pertandingan dalam waktu terbatas menjelang laga.

Pelatih Amir Ghalenoei mengakui situasi tersebut memengaruhi persiapan timnya. "Ini bukan kondisi yang normal untuk sebuah Piala Dunia," kata Ghalenoei, dikutip dari Daily News, Ahad (21/6/2026).

Menurut dia, keterbatasan waktu dan mobilitas membuat para pemain kehilangan kesempatan menjalani pemulihan fisik serta sesi latihan taktik secara maksimal. Situasi itu menjadi tantangan tambahan di luar tekanan pertandingan yang memang sudah tinggi.

Keluhan serupa disampaikan Taremi. Penyerang utama Iran tersebut menilai jadwal perjalanan yang padat mengurangi waktu istirahat para pemain.

"Perjalanan yang terus-menerus membuat kami kehilangan waktu pemulihan yang penting," ujar Taremi seperti dilaporkan Daily Mail.

Laporan Al Jazeera menyebut FFIRI tengah mempertimbangkan pengajuan keluhan resmi kepada FIFA terkait kebijakan tersebut. Iran menilai aturan yang diterapkan menciptakan ketimpangan dalam aspek mobilitas dan persiapan pertandingan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |