Politikus sayap kanan Israel Itamar ben Gvir menerobos Kompleks Masjid al-Aqsa, Kamis (14/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Arab Saudi bersama tujuh negara Muslim lainnya mengecam dengan keras berlanjutnya aksi penyerbuan yang dilakukan para pemukim Israel ekstremis ke Masjid Al-Aqsa. Mereka yang dilindungi tentara Israel juga mengibarkan bendera Israel di dalam pelataran masjid tersebut.
Dalam pernyataan bersama, para menteri luar negeri Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki menegaskan kembali bahwa tindakan-tindakan provokatif dan tidak dapat diterima. Hal tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan, serta status historis dan hukum yang berlaku di tempat-tempat suci di Yerusalem.
Para menteri luar negeri juga mengecam pelanggaran dan tindakan sistematis yang terus dilakukan oleh Israel sebagai kekuatan pendudukan, yang bertujuan mengubah karakter historis, hukum, dan demografis Yerusalem Timur yang diduduki. Para pemukim juga merusak kesucian dan status situs-situs suci Islam dan Kristen di kota tersebut.
Mereka menegaskan kembali penolakan tegas terhadap segala upaya untuk mengubah status historis dan hukum Yerusalem beserta tempat-tempat suci Islam dan Kristen di dalamnya. Mereka menekankan pentingnya menjaga status tersebut, sembari mengakui peran khusus pengawasan historis Hashemit dalam hal ini.
Para menteri luar negeri juga menegaskan kembali bahwa seluruh kawasan Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif yang mencakup area seluas 144 dunam merupakan tempat ibadah yang diperuntukkan secara eksklusif bagi umat Islam. Selain itu, mereka menegaskan bahwa Departemen Wakaf Yerusalem dan Urusan Masjid Al-Aqsa yang berada di bawah Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Yordania adalah lembaga hukum yang memiliki kewenangan eksklusif untuk mengelola urusan Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif serta mengatur akses masuk ke kawasan tersebut.

2 hours ago
2

















































