Suporter Meksiko merayakan kemenangan atas Afrika Selatan dalam pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). Piala Dunia 2026 belum mampu memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian Meksiko.
REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Piala Dunia 2026 belum mampu memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian Meksiko. Meski menjadi tuan rumah 13 pertandingan dan menarik jutaan penggemar sepak bola, dampak ekonomi turnamen dinilai terbatas di tengah lemahnya investasi dan ketidakpastian peninjauan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (United States-Mexico-Canada Agreement/USMCA).
Turnamen yang berakhir Ahad (19/7/2026) itu menjadikan Meksiko sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Amerika Serikat (AS). Namun, ajang tersebut belum mampu memenuhi target pemerintah untuk mendorong sektor pariwisata dan menopang pertumbuhan ekonomi, setelah produk domestik bruto (PDB) Meksiko mengalami kontraksi pada kuartal pertama tahun ini.
"Piala Dunia tidak akan secara struktural mengubah lintasan ekonomi Meksiko," kata Kepala Ekonom Rankia Humberto Calzada.
Menurut Calzada, turnamen tersebut hanya memberikan stimulus jangka pendek bagi perekonomian. Pemerintah Meksiko memperkirakan ekonomi tumbuh 1,8-2,8 persen pada 2026, sedangkan para analis memproyeksikan pertumbuhan hanya sekitar 1,1 persen.
Sejumlah lembaga juga memangkas proyeksi dampak ekonomi penyelenggaraan Piala Dunia. Banorte memperkirakan kontribusi ajang tersebut terhadap PDB hanya sekitar 0,4-0,5 persen, lebih rendah dibandingkan estimasi sebelumnya yang mencapai 0,62 persen.
Sementara itu, Banamex menghitung total dampak ekonomi Piala Dunia sekitar 2 miliar dolar AS atau setara 0,1 persen dari PDB Meksiko. Nilai tersebut bahkan kurang dari separuh remitansi yang diterima Meksiko pada Mei, yang mencapai 5,6 miliar dolar AS.
sumber : REUTERS

21 hours ago
4















































