Tenaga pendidik membantu orang tua murid saat proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi menyebutkan daya tampung jenjang SMP baik negeri dan swasta surplus untuk menerima lulusan SD tahun ini. Sehingga orang tua di Kota Cimahi tak perlu resah menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Berdasarkan data Disdik, daya tampung untuk jenjang SMP di Kota Cimahi mencapai 11.284 kursi, sementara jumlah kebutuhan calon murid baru berada di angka 10.523 peserta didik. Artinya, terdapat surplus bangku yang menjamin seluruh lulusan SD di Kota Cimahi mendapatkan akses pendidikan.
"Kapasitas sekolah negeri, swasta, dan madrasah di Cimahi mampu mengakomodasi semua lulusan baru. Masyarakat tidak perlu cemas kehabisan kuota," kataa Kepala Disdik Kota Cimahi, Nana Suyatna saat dihubungi, Ahad (21/6/2026).
Meskipun kuota bangku sekolah terbilang surplus, tantangan terbesar ada pada distribusi siswa agar tidak menumpuk di sekolah-sekolah tertentu yang dianggap favorit. Nana mengatakan, kualitas sekolah negeri dan swasta di Kota Cimahi sudah sangat baik.
Nana mengatakan, pendaftaran SPMB di Kota Cimahi yang sudah dibuka sama seperti tahun sebelumnya. Seperti jalur domisili yang dibuka 2-4 Juli secara online untuk jenjang SMP dan 22-24 Juni untuk jenjang SD. Jalur itu memprioritaskan siswa yang tinggal dekat dengan sekolah.
Kemudian, lanjut Nana, jalur afirmasi, khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu, jalur Prestasi untuk mengapresiasi kemampuan akademik dan non-akademik siswa, serta jalur perpindahan tugas orang tua alias mutasi. Ketiga jalur pendaftaran SPMB itu dibuka 11-13 Juni 2026.
"Skema ini memberi kesempatan siswa masuk ke sekolah sesuai wilayah tempat tinggal maupun kondisi sosialnya, sehingga konsentrasi pendaftar tidak hanya terjadi di sekolah tertentu," ucap Nana.

4 hours ago
2

















































