Penyerang Liverpool Hugo Ekitike cedera saat membela timnya melawan PSG di Liga Champions, Rabu (16/4/2026) dini hari WIB.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar buruk menghantam Timnas Prancis. Penyerang muda mereka, Hugo Ekitike, dipastikan absen di Piala Dunia 2026 akibat cedera serius.
Pemain milik Liverpool itu mengalami robek tendon Achilles saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions. Ia ditarik keluar dengan tandu sambil menangis pada babak pertama laga di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Pelatih Prancis Didier Deschamps mengonfirmasi kondisi tersebut. “Hugo mengalami cedera serius saat melawan PSG,” kata Deschamps. “Sayangnya, tingkat keparahan cederanya akan mencegahnya menyelesaikan musim bersama Liverpool dan berpartisipasi di Piala Dunia.”
Cedera ini menjadi pukulan besar bagi Ekitike. Musim ini, ia tampil impresif bersama Liverpool setelah didatangkan dari Eintracht Frankfurt.
Striker 23 tahun itu telah mencetak 17 gol di semua kompetisi, termasuk 11 di Liga Primer Inggris. Ia juga mulai menancapkan tempat di tim nasional dengan dua gol dari delapan penampilan.
Ekitike menjalani debut internasional pada September lalu. Ia bahkan mencetak gol pertamanya saat menghadapi Ukraina dalam kemenangan 4-0 pada November.
Deschamps menyebut kehilangan ini bukan hanya dirasakan pemain, melainkan juga tim. Ekitike, kata Deschamps, adalah salah satu dari sekitar 10 pemain muda yang mencatatkan debut untuk tim nasional dalam beberapa bulan terakhir.
“Dia telah beradaptasi dengan sempurna di dalam skuad. Cedera ini merupakan pukulan besar baginya, tentu saja, tetapi juga bagi tim Prancis. Kekecewaannya sangat besar,” ujar Deschamps.
Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Turnamen sepak bola sejagat ini akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni.
Absennya Ekitike juga berdampak bagi Liverpool. Mereka baru tersingkir dari Liga Champions dengan agregat 0-4 dan kini berjuang mengamankan posisi di zona Liga Champions kompetisi Liga Primer Inggris.
sumber : Reuters

3 hours ago
1













































