BPBD Banyumas Ingatkan Siaga Hadapi Erupsi Gunung Slamet, Suhu Naik Hingga 478 Derajat Celcius

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kembali meningkatnya suhu kawah Gunung Slamet dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma mengatakan aktivitas Gunung Slamet sempat mengalami penurunan, namun kembali menunjukkan tren peningkatan, termasuk dari sisi suhu kawah.

“Kami terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik tersebut, terutama terkait kenaikan suhu kawah dan indikator lainnya. Kami tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, meskipun untuk wilayah Banyumas bagian selatan relatif masih aman,” kata Dwi di Purwokerto, Banyumas, Senin.

Berdasarkan pengukuran suhu yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, suhu kawah Gunung Slamet pada Sabtu (18/4/2026) kembali meningkat dari 461 derajat Celcius menjadi 478 derajat Celcius setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari sebelumnya. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi perhatian BPBD bersama instansi terkait untuk menentukan langkah antisipasi ke depan.

Pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait seperti Badan Geologi serta BPBD dari wilayah sekitar Gunung Slamet lainnya yang meliputi Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes berencana menggelar rapat koordinasi di Purwokerto pada hari Kamis (23/4) untuk membahas langkah-langkah kesiapsiagaan serta memperkuat upaya mitigasi apabila aktivitas Gunung Slamet terus meningkat. “Kami akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait langkah-langkah yang harus dilakukan, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan,” katanya.

Ia mengakui secara geografis wilayah Kabupaten Banyumas yang berada di sisi selatan Gunung Slamet masih tergolong relatif aman dibandingkan wilayah di lereng utara. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta tidak lengah dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari otoritas terkait.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |