REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pergeseran preferensi konsumen terhadap produk minuman yang lebih sehat mulai membentuk arah perkembangan industri kedai kopi di Indonesia. Di tengah ketatnya persaingan, segmen kopi minim kalori kian menjamur seiring meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya di kawasan urban, terhadap pola hidup sehat.
Co-Founder NOWWA Coffee Indonesia Wirawan Sentosa mengatakan, tren gaya hidup sehat mendorong konsumen semakin selektif dalam memilih minuman, termasuk kopi. Fenomena ini terlihat dari tumbuhnya komunitas lari, bersepeda, pilates, hingga berbagai aktivitas kebugaran di perkotaan.
“Sekarang masyarakat mulai menginginkan kopi yang lebih sehat. Kita bisa lihat dari munculnya komunitas-komunitas olahraga dan gaya hidup aktif di perkotaan,” ujar Wirawan, Jumat (31/1).
Menurutnya, kopi minim kalori menjadi alternatif di tengah dominasi produk kopi bercita rasa kuat dengan kandungan gula relatif tinggi. Perubahan preferensi tersebut mendorong pelaku usaha menghadirkan inovasi produk yang lebih ramah bagi kesehatan, tanpa menghilangkan karakter rasa kopi.
Seiring perubahan selera pasar, strategi pemasaran kedai kopi juga turut bergeser. Pendekatan digital, kolaborasi dengan platform e-commerce, serta keterlibatan dalam aktivitas komunitas menjadi salah satu upaya untuk menjangkau segmen konsumen baru.
Dari sisi pasokan, saat ini bahan baku kopi yang digunakan masih berasal dari impor. Namun, ke depan pelaku usaha mulai membuka peluang penggunaan kopi lokal, sejalan dengan upaya memperkuat rantai pasok dalam negeri sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar global.
Persaingan industri kedai kopi, terutama di segmen menengah ke atas, dinilai semakin ketat. Meski demikian, ceruk kopi sehat masih memiliki ruang tumbuh, didukung tren konsumsi berkelanjutan dan kesadaran kesehatan yang terus meningkat.
Ke depan, sejumlah pelaku usaha berencana memperluas jaringan gerai di pusat perbelanjaan dan kawasan dengan aktivitas komunitas tinggi, serta menghadirkan produk dengan harga lebih terjangkau untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
“Harapannya, kopi minim kalori bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin tetap menikmati kopi tanpa mengabaikan aspek kesehatan,” pungkas Wirawan.

8 hours ago
3










































