BPBD Malang Ingatkan Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya pohon tumbang akibat angin kencang di tengah kondisi cuaca ekstrem.

"Masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang karena bisa menimbulkan dampak, salah satunya pohon tumbang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2026).

Kejadian pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Kabupaten Malang yang terjadi dalam satu pekan terakhir memunculkan beberapa kali peristiwa pohon tumbang. Pada Jumat (23/1/2026), kejadian pohon tumbang di Kecamatan Pujon menutup sebagian ruas jalan provinsi penghubung Kabupaten Malang dengan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sehingga menghambat arus kendaraan ke dua daerah itu.

Selang satu hari setelahnya atau pada Sabtu (24/1/2026), pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Desa Bululawang menimpa satu unit mobil dan menyebabkan kerusakan pada bagian kap depan. Dampak lainnya adalah terganggunya arus lalu lintas di jalan penghubung Kecamatan Bululawan-Wajak.

Pada hari yang sama juga, pohon tumbang terjadi di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo menyebabkan tiga rumah milik warga mengalami kerusakan. Peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang selanjutnya muncul di Jalan Raya Gunung Geger, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang pada Jumat (30/1/2026) sehingga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas menuju wilayah Pagak.

Di lokasi lainnya di hari yang sama pula angin kencang menyebabkan pohon tumbang di jalan provinsi yang berlokasi di Kecamatan Pujon-Ngantang. Situasi tersebut mengharuskan petugas gabungan melakukan skema buka tutup arus lalu lintas. Kemudian, pada hari ini pohon tumbang terjadi di wilayah Dusun Krajan, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis menimpa tiga unit rumah milik warga dan kabel jaringan wifi, sekaligus menghambat arus lalu lintas.

Sadono mengatakan, pihaknya telah mengusulkan rekomendasi perantingan atau pengeperasan dahan pohon kepada Pemerintah Kabupaten Malang untuk mengantisipasi dampak dari terulangnya kejadian serupa. "Kami sudah menyampaikan kepada organisasi perangkat daerah teknis untuk melakukan kegiatan mitigasi, termasuk kepada pengelola jalan provinsi maupun nasional karena BPBD tidak memiliki kewenangan untuk itu," ujarnya.

Meski demikian, BPBD memastikan tetap dalam posisi siaga dan langsung bergerak cepat begitu ada laporan masyarakat yang masuk terkait dampak cuaca ekstrem. "Ini sebagai upaya percepatan penanganan di lapangan," kata dia.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |