Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan kepada rakyatnya bahwa dia telah menepati janjinya untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) di negara tersebut lebih murah dibandingkan di Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan kepada rakyatnya bahwa dia telah menepati janjinya untuk menjaga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di negara tersebut lebih murah dibandingkan di Arab Saudi. Hal itu disampaikan Anwar saat berbicara di majelis rendah parlemen Malaysia, Dewan Rakyat, Selasa (14/7/2026) lalu.
Anwar mengungkapkan harga BBM di Malaysia lebih rendah daripada di negara-negara penghasil minyak seperti Arab Saudi dan Qatar. "Kita tidak seharusnya membandingkan Malaysia dengan negara-negara yang bukan produsen minyak dan oleh karena itu memiliki harga bahan bakar yang jauh lebih tinggi. Kita seharusnya membandingkan diri kita dengan Qatar dan Arab Saudi," ucapnya, dikutip dari laman The Star.
Dia kemudian memaparkan perubahan harga BBM di Malaysia dan membandingkannya dengan negara-negara Teluk, terutama Arab Saudi. "Ketika sebelumnya kita menyerukan agar harga bensin diturunkan menjadi 1,50 ringgit, harga di Arab Saudi sekitar 0,50 ringgit. Hari ini, harga kita sekitar 1,99 ringgit, sedangkan harga di Arab Saudi lebih dari 2,40 ringgit. Qatar dan bahkan Uni Emirat Arab (UEA) menaikkan harga bahan bakar dua bulan lalu. UEA juga merupakan produsen minyak dan gas utama," tutur Anwar.
Menurut Anwar, hal itu mencerminkan realitas ekonomi yang berubah. "Oleh karena itu, saya pernah berjanji bahwa harga bahan bakar Malaysia akan lebih rendah daripada di Arab Saudi. Itu sudah terpenuhi," ujarnya.
Anwar mengungkapkan, meskipun pemerintahannya memberikan bantuan secara keseluruhan yang lebih besar dibandingkan pada masa pemerintahan mantan Perdana Menteri Najib Razak, kondisi saat itu berbeda.
"Konteksnya juga harus diperhitungkan. Dalam hal pendanaan dan bantuan keuangan secara keseluruhan, sekarang jauh lebih tinggi. Saya telah menyebutkan beberapa di antaranya sebelumnya, termasuk STR, Sara, bensin RON95, dan Budi Diesel," ucapnya.
"Secara keseluruhan, bantuan yang diberikan jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. Itu adalah fakta," tambah Anwar.

2 hours ago
1













































