Menpora Jajaki Kerja Sama dengan Qatar, Dorong Ekosistem Olahraga dan Sport Tourism Kelas Dunia

3 hours ago 1

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Al-Dosari di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia terus membuka peluang kolaborasi internasional untuk memperkuat sektor olahraga nasional. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Al-Dosari di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Indonesia dan Qatar, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi serta penguatan sektor sport tourism.

Dalam pertemuan itu, Erick menilai Qatar sebagai salah satu negara dengan kemajuan pesat di industri olahraga. Ia mencontohkan peran Aspire Zone Foundation yang dinilai berhasil membangun ekosistem olahraga secara menyeluruh, mulai dari pembinaan atlet hingga pengelolaan infrastruktur berbasis sport science.

“Indonesia perlu banyak belajar dari Qatar. Mereka mampu mengelola ekosistem olahraga secara terintegrasi, mulai dari pembinaan atlet, sport science, hingga pengelolaan infrastruktur secara menyeluruh,” ujar Erick.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengeksplorasi peluang kerja sama di bidang industri olahraga dan pariwisata olahraga. Erick berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong ekosistem olahraga nasional menjadi lebih terstruktur dan berdaya saing global.

“Saya berharap pertemuan ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional. Saya percaya kolaborasi yang tepat dapat mendorong ekosistem olahraga nasional menjadi lebih terstruktur dan berdaya saing global,” tuturnya.

Erick juga menekankan pentingnya diplomasi olahraga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat hubungan antarnegara. Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi kunci dalam membangun kolaborasi lintas negara yang berdampak langsung pada kemajuan olahraga nasional.

“Saya yakin pendekatan sports diplomacy ke depan akan menjadi kunci dalam memperkuat kolaborasi lintas negara. Bagi Indonesia, hal ini diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih kompetitif dan berdaya saing global,” ujarnya. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |