Iran Sebut Trump Buat 7 Kebohongan dalam Kurun Waktu Satu Jam, Ini Daftarnya

1 hour ago 1

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah acara di Las Vegas, Kamis (16/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Juru bicara Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat 'tujuh klaim palsu" terkait perang dengan Iran hanya dalam kurun waktu satu jam. Tuduhan Ghalibaf itu merespons serangkaian unggahan Trump di media sosial yang mengklaim sejumlah kemajuan dalam perundingan dengan Iran jelang berakhirnya masa gencatan senjata.

"Presiden Amerika Serikat membuat tujuh klaim dalam satu jam, ketujuh-tujuhnya adalah palsu," kata Ghalibaf dalam unggahannya di X dilansir Hindustan Times, Sabtu (18/4/2026).

"Mereka tidak memenangi perang dengan kebohongan-kebohongan ini, dan mereka tentunya tidak akan mendapatkan apapun dari negosiasi. Dengan berlanjutnya blokade, Selat Hormuz tetap tidak akan dibuka," kata Ghalbaf. menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa perlintasan (Hormuz) "dibuka sepenuhnya" untuk kapal-kapal komersial "untuk sisa masa gencatan senjata" dan hanya untuk rute yang dikoordinasikan dengan otoritas Iran.

Peringatan dari Ghalibaf terkait dengan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Trump lewat pesannya di Truth Social mengatakan bahwa blokade akan tetap "dalam kekuatan penuh" hingga apa yang dia sebut sebagai "transaksi" dengan Iran rampung sepenuhnya.

Iran menegaskan, berlanjutnya blokade akan berujung pada penutupan kembali Selat Hormuz.

Apa saja klaim Trump?

  1. Iran setuju untuk tidak pernah lagi menutup Selat Hormuz. "Iran telah setuju untuk tidak lagi menutup Selat Hormuz. (Selat) Itu tidak akan lagi digunakan sebagai senjata melawan Dunia! President Donald J. Trump.”
  2. Kesepakatan gencatan senjata tidak terkait dengan Lebanon. "Lagi! Kesepakatan ini tidak terikat, dalam bentuk apapun, dengan Lebanon, tapi kami akan, Membuat Lebanon Hebat Kembali!"
  3. Iran memindahkan ranjau-ranjau laut dengan bantuan AS. "Iran, dengan bantuan dari AS telah memindahkan, atau sedang memindahkan semua ranjau laut! Terima kasih! Presiden DJT.”
  4. AS akan mengambil 'debu nuklir' Iran. "Amerika Serikat akan mengambil semua 'Debu' Nuklir, yang dibuat oleh pesawat pengebom B2 kita yang hebat - tidak akan ada uang yang ditukar dalam cara atau bentuk apapun. Kesepakatan-kesepakatannya ini tidak termasuk dengan Lebanon, juga, tapi AS akan, secara terpisah, bekerja dengan Lebanon, dan berurusan dengan situasi Hizbullah dengan cara yang patut. Israel tidak akan lagi mengebom Lebanon. Mereka dilarang melakukan itu oleh AS. Cukup sudah cukup!!! Terima kasih! Presiden DJT."
  5. Selat (Hormuz) dibuka tapi blokade berlanjut hingga perundingan selesai. "Selat Hormuz sepenuhnya dibuka dan siap untuk bisnis dan perlintasan penuh, tetapi blokade maritim akan tetap dalam kekuatan penuh dan tetap berlaku untuk Iran, hanya, hingga waktu sebagaimana transaksi kami dengan Iran 100 persen lengkap. Proses ini harus terjadi dengan cepat dalam poin yang paling disetujui dari negosiasi. Terima kasih untuk perhatian anda atas masalah ini! Presiden Donald J. Trump.
  6. Iran mengumumkan Selat Hormuz dibuka penuh. "Iran telah mengumumkan bahwa Selat Iran telah dibuka penuh dan siap untuk perlintasan penuh. Terma kasih!"
  7. NATO menawarkan bantuan tetap ditolak AS. "Sekarang masalah di Selat Hormuz telah berakhir, Saya menerima telepon dari NATO menanyakan apakah kami membutuhkan bantuan. Saya bilang ke mereka untuk tetap menjauh, jika mereka tetap ingin memuat kapal-kapalnya dengan minyak. Mereka tak berguna ketika dibutuhkan, seekor macan kertas! Presiden DJT.”
Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |