REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -- Timnas Indonesia U-17 melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain saat menghadapi Malaysia U-17 pada laga kedua Grup A ASEAN U17 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026) malam.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto tetap mempertahankan Noah Leo Duvert di bawah mistar. Kiper utama itu kembali dipercaya setelah tampil solid pada laga sebelumnya melawan Timor Leste.
Perubahan terlihat di lini belakang. Putu Ekayana Yoga Pratama dan Made Arbi Ananta tetap menjadi andalan. Namun, Shoyyo Himawan Putranto masuk menggantikan posisi bek, sementara Dava Yunna Adi Putra dan Pandu Aryo Wicaksono tetap dipertahankan.
Di lini tengah, komposisi relatif stabil. Fardan Farras Prawita, Peres Awkila Tjoe, dan Keanu Senjaya kembali dipercaya mengatur permainan. Namun, Alfredo Nararya Nugroho yang sebelumnya starter kini bergeser ke bangku cadangan.
Perubahan terjadi di lini depan. Pada laga kontra Timor Leste, Indonesia mengandalkan Mochamad Mierza Firjatullah. Kini, posisinya digantikan oleh Sean Rahman Kastor yang akan berduet dengan Ridho.
Mierza sepertinya masih cedera yang didapatkan dalam laga pertama kontra Timor Leste. Sebab, namanya tak masuk dalam pemain yang didaftarkan untuk laga kontra Malaysia.
Secara keseluruhan, Kurniawan tidak melakukan perombakan besar. Kerangka utama tim tetap dipertahankan, dengan hanya beberapa penyesuaian taktis.
Sementara itu, Malaysia juga turun dengan kekuatan terbaiknya. Di bawah mistar, Adam Nurfakrullah dipercaya sebagai penjaga gawang utama.
Lini belakang Malaysia diisi Adam Muqri, Mohamad Amsyar Naufal, dan Muhammad Fareez Danial. Mereka akan menjadi benteng menghadapi agresivitas lini depan Indonesia.
Di sektor tengah, Malaysia mengandalkan Muhammad Aniq Thaqif, Mohamad Fazryel Ashraf, dan Muhammad Dini Mazlan untuk mengatur tempo permainan.
Sementara di lini serang, Ahmad Muzakif Fitri menjadi ujung tombak. Ia didukung Nur Azam Muslim, Ahmad Yusuf Nasrullah, serta Naim Musaddiq yang siap memberi tekanan ke pertahanan Indonesia.
Laga ini menjadi penentu penting bagi kedua tim di fase grup. Indonesia berharap perubahan komposisi mampu memberi keunggulan, sementara Malaysia mengincar hasil maksimal untuk menjaga peluang lolos.

3 hours ago
1















































