GEMPA terkini yang dampak guncangannya bisa dirasakan dicatat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG terjadi di Aceh pada Rabu dinihari, 27 Mei 2026. Gempa yang terjadi tepatnya pada pukul 02..49 WIB itu terukur berkekuatan Magnitudo 4,4 dan berasal dari kedalaman hanya 4 kilometer.
Pusat gempa itu berada di darat, 20 kilometer arah timur laut dari pusat Kabupaten Gayo Lues. Adapun guncangannya, menurut data BMKG, dirasakan di terkuat di Aceh Tamiang, yakni pada skala III MMI. Kalau gempa itu terjadi siang hari, skala III MMI mewakili guncangan yang dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk melintas.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Beberapa daerah lain terdampak guncangan pada skala II MMI, yakni di Aceh Tengah dan Langsa. Guncangan skala II MMI biasa untuk mendeskripsikan dampak gempa siang hari yang getarannya hanya membuat benda ringan tergantung bergoyang.
Pusat Gempa Kuat di Jember Lebih Dalam?
Gempa dengan dampak guncangan yang lebih kuat terjadi di Jember, Jawa Timur, pada Selasa sore lalu, 26 Mei 2026. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo 4,8--diperbarui dari info awal M5,1. Tercatat pada pukul 15.39 WIB, gempa dipetakan memiliki pusatnya di laut, 99 kilometer tenggara Jember dan kedalaman 14 kilometer.
"Jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Tak berpotensi tsunami," ujar Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa sore.
Ricko mengatakan gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember pada skala intensitas IV MMI atau dirasakan oleh orang banyak dalam rumah dan di Banyuwangi pada skala III-IV MMI. Gempa juga dirasakan di Bondowoso, Malang, hingga Kuta di Bali pada skala III MMI. Beberapa daerah lainnya merasakan getaran yang lebih lemah seperti Denpasar serta Blitar dan Trenggalek.
Dikutip dari Antara, guncangan gempa itu dirasakan warga di Jember cukup kuat. Bahkan sebagian warga perumahan di Kecamatan Kaliwates berhamburan ke luar rumah. PT KAI Daop 9 Jember juga sempat menghentikan semua perjalanan kereta api untuk memeriksa keamanan jalur sebelum perjalanan dilanjutkan kembali.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Sementara itu, catatan berbeda diberikan USGS atas pusat gempa di Jember. Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat tersebut, gempa berkekuatan M4,9 berasal dari kedalaman 35 kilometer atau lebih dari dua kali kedalaman menurut data BMKG.

















































