Eks Penulis Pidato Obama Panik: Demokrat Punya Kandidat Paling Kiri Sepanjang Sejarah

2 weeks ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kemenangan calon sosialis demokrat Darializa Avila Chevalier dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di New York memicu kegelisahan di internal partai. Mantan penulis pidato Presiden AS Barack Obama, Jon Favreau, bahkan menilai kemenangan tersebut menjadi sinyal kuat menguatnya pengaruh kelompok kiri progresif di tubuh Demokrat.

Dalam podcast Pod Save America, Favreau menyoroti kemenangan Avila Chevalier sebagai perkembangan yang tidak boleh dianggap sepele. Ia menilai kandidat yang didukung Wali Kota New York Zohran Mamdani itu mewakili pergeseran besar di dalam Partai Demokrat.

"Sebenarnya, kepanikan di sini berpusat pada Darializa Avila Chevalier. Dan saya hanya akan mengatakan bahwa dia mungkin kandidat paling kiri yang pernah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat sepanjang hidup kita," ujar Favreau beberapa hari lalu.

Menurut Favreau, keberhasilan Avila Chevalier bukan sekadar kemenangan seorang kandidat, melainkan cerminan semakin kuatnya organisasi-organisasi progresif yang berhasil mengungguli mesin politik tradisional Partai Demokrat.

Rekan pembawa acara, Dan Pfeiffer, juga menilai kekalahan sejumlah petahana dari kandidat progresif merupakan peringatan serius bagi elite Demokrat.

"Tidak seorang pun boleh mengabaikan hal ini," kata Pfeiffer.

Ia menambahkan, "Sangat jelas bahwa kelompok-kelompok di sayap kiri, Justice Democrats, Democratic Socialists of America, Our Revolution, sedang aktif berorganisasi, menggalang dana, bekerja lebih keras, dan mengungguli lembaga-lembaga partai tradisional. Itu sedang terjadi. Mereka telah merebut energi tersebut. Mereka lebih kreatif. Mereka lebih strategis. Mereka lebih agresif."

Pfeiffer menilai perkembangan tersebut menunjukkan infrastruktur politik Partai Demokrat mulai kehilangan daya saing menghadapi kelompok progresif yang lebih terorganisasi.

"Dan jika Anda adalah seseorang dalam lingkaran elit Partai Demokrat, Anda seharusnya sangat prihatin tentang apa yang hal ini ungkapkan tentang posisi partai, kedudukan partai, dan kemampuan infrastruktur partai untuk benar-benar memenangkan pemilihan. Jadi ini adalah masalah besar," ujarnya.

Favreau juga mengkritik sejumlah sikap politik Avila Chevalier yang menurutnya berada di luar arus utama Partai Demokrat. Ia menyoroti kehadiran Avila Chevalier dalam demonstrasi anti-Israel pada 8 Oktober 2023, sehari setelah serangan Hamas ke Israel, yang menurutnya hingga kini belum pernah disesali oleh sang kandidat.

"Di sinilah letak masalahnya," kata Favreau. "Dia belum meminta maaf karena menghadiri demonstrasi anti-Israel pada 8 Oktober 2023... dan hingga hari ini, dia masih membela kehadirannya di demonstrasi itu."

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |