Digelar di Malioboro, 9.000 Pelari Jogja 10K Nikmati Koneksi 5G Indosat Tanpa Putus

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebanyak 9.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan ajang Jogja 10K yang digelar di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Ahad (3/5/2026). Dalam perhelatan ini, Indosat Ooredoo Hutchison turut ambil bagian dengan memastikan jaringan 5G tetap stabil, sehingga para peserta dapat menikmati pengalaman digital tanpa gangguan selama berlari.

Ajang lari yang mengambil start dan finish di Jalan Malioboro ini menghadirkan kategori utama 10 kilometer, 5 kilometer serta heritage walk 3 kilometer. Pantauan Republika di lokasi, ribuan peserta memadati kawasan tersebut sejak dini hari, menjadikan Jogja 10K sebagai salah satu event sport tourism terbesar di Yogyakarta.

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga konektivitas digital selama acara berlangsung. Dengan jaringan 5G yang telah menjangkau seluruh wilayah Kota Yogyakarta, Indosat memastikan akses internet tetap cepat dan stabil di sepanjang rute.

"Kami ingin memastikan setiap momen berharga di Jogja 10K dapat dibagikan secara real-time tanpa delay. Dengan jaringan yang telah mencakup seluruh DIY, kami siap mendukung kelancaran trafik data yang masif di titik-titik keramaian seperti Malioboro," ujarnya.

Menurutnya, jaringan 5G Indosat dirancang untuk mengantisipasi lonjakan trafik data saat ribuan peserta melakukan siaran langsung atau mengunggah konten secara bersamaan. Indosat, lanjutnya, melakukan sejumlah langkah teknis, termasuk penambahan kapasitas BTS hingga 68 persen, pengerahan Mobile BTS, serta pengujian jaringan melalui drive test di sepanjang rute lomba. Upaya ini ditujukan agar transisi sinyal tetap stabil, bahkan saat peserta terus bergerak.

Infrastruktur tersebut didukung lebih dari 300 BTS yang tersebar di 24 kecamatan di wilayah DIY. Dengan mengusung konsep 'Lebih Baik Indosat', Fahd menekankan pentingnya pengalaman digital tanpa hambatan di ruang publik berskala besar.

"Kami menyadari bahwa mobilitas tinggi selama event harus menjadi fokus utama. Oleh karena itu, optimasi BTS, pengerahan Mobile BTS, serta penambahan kapasitas BTS hingga 68 persen, menjadi upaya kami untuk memastikan koneksi aplikasi tracking lari hingga streaming musik tetap stabil di sepanjang rute Jogja 10K," kata dia.

Lebih jauh, Indosat menempatkan pembangunan 5G di Yogyakarta sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung kota ini menjadi destinasi wisata digital. Infrastruktur yang dibangun tidak berhenti pada event, tetapi diharapkan terus dimanfaatkan oleh masyarakat dan sektor ekonomi kreatif.

Dari sisi penyelenggara, kehadiran teknologi ini dinilai meningkatkan standar pelaksanaan event lari. Sentanu Wahyudi, Project Director Jogja 10K, mengungkapkan kehadiran Indosat 5G sebagai partner resmi membawa standar baru bagi Jogja 10K sebagai Smart Running Event.

"Bagi kami, keamanan dan kenyamanan peserta adalah prioritas, dan hal itu sangat didukung oleh komunikasi digital yang lancar di lapangan. Dengan sinyal yang stabil di seluruh rute, para pelari dapat berkompetisi sekaligus mempromosikan keindahan Yogyakarta ke seluruh dunia secara instan. Ini adalah kolaborasi luar biasa untuk meningkatkan daya tarik sport tourism kita.” ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa event ini tidak hanya mengusung konsep olahraga, tetapi juga menggabungkan unsur budaya dan teknologi. Rute lomba dirancang melewati ikon-ikon budaya dan sejarah Yogyakarta, sekaligus memberikan peluang bagi peserta untuk mencatatkan waktu terbaik.

"Event ini mengundang para penghobi olahraga lari, para atlet, dan para wisatawan untuk merasakan atmosfer lari dan jalan di kota budaya yang penuh dengan sejarah dan nilai-nilai luhur," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X turut melepas peserta kategori Fun Run 5K dan mengingatkan pentingnya keselamatan selama berlari.

"Khususnya peserta, saya berharap biarpun ada jalur sendiri pada waktu lari, tapi kendaraan yang lain juga bisa lewat. Saya minta hati-hati di jalan karena tidak tertutup. Jangan sampai ada yang terlena, sehingga bisa kumpul semua di finish. Semoga punya prestasi," ucap Sultan HB X.

Salah satu peserta, Fajar mengaku merasakan langsung kualitas jaringan selama mengikuti event lari Jogja 10K tersebut. Dia menyebut koneksi 5G tetap lancar dan stabil meski berada di tengah keramaian ribuan pelari.

"Experience-nya menggunakan IM3 di Jogja 10K ini sangat memuaskan. Jaringannya stabil dan sinyalnya kuat. Saya sempat mengecek Garmin strava dan semuanya berjalan lancar. Saat mengunggah konten pun koneksinya cepat tanpa kendala. Secara keseluruhan, performanya sangat baik," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |