Angel Pieters: Garis Tangan hingga EP di 2026

6 hours ago 2

PENYANYI Angel Pieters menandai babak baru dalam perjalanan bermusiknya lewat perilisan single terbaru berjudul "Garis Tangan". Lagu ini diperkenalkan secara resmi dalam acara single launching dan listening party yang digelar di Teater Salihara, Jakarta, pada Selasa, 14 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam suasana yang intim dan hangat, Angel menyambut langsung para tamu undangan. Acara tersebut tak hanya menjadi ajang pemutaran perdana lagu, tetapi juga ruang bagi Angel untuk berbagi cerita personal di balik proses kreatif yang ia jalani.

Lebih Menikmati Proses

Angel mengungkapkan bahwa "Garis Tangan" menjadi simbol kembalinya ia ke dunia musik setelah sempat mengambil jeda untuk fokus pada kehidupan pribadi, khususnya sebagai seorang ibu. Ia mengaku, fase tersebut justru membentuk perspektif baru dalam berkarya.

“Sekarang saya lebih lega, lebih bisa menikmati proses. Kalau dulu mungkin ada keinginan serba cepat, sekarang saya jalani semuanya dengan lebih santai dan tulus sebagai bentuk cinta saya terhadap musik,” ujarnya.

Lagu "Garis Tangan" sendiri mengangkat tema keikhlasan dalam menerima takdir, dengan lirik yang emosional dan reflektif. Lagu ini ditulis oleh Kamga, musisi yang selama ini dikagumi Angel. Meski tidak hadir dalam acara tersebut, peran Kamga diakui sangat besar dalam menghadirkan kedalaman makna pada lagu ini.

Angel juga menyoroti tantangan teknis yang ia hadapi saat membawakan lagu ini. Berbeda dari karakter vokalnya yang biasanya kuat dan eksplosif, dalam "Garis Tangan" ia justru dituntut untuk menahan emosi dan menyampaikan rasa secara lebih subtil.

“Saya harus belajar lagi bagaimana bernyanyi dengan perasaan yang lebih ditahan, lebih halus. Itu jadi challenge baru buat saya, tapi justru di situ serunya,” ucapnya.

Menuju EP

Tak berhenti pada satu single, Angel juga memberikan bocoran mengenai proyek selanjutnya. Ia tengah mempersiapkan sebuah EP yang direncanakan rilis pada akhir 2026. Proyek ini disebut akan menjadi kumpulan karya yang lebih personal, sekaligus menunjukkan perkembangan musikalitasnya.

Menurut Angel, sebagian materi dalam EP tersebut sebenarnya telah ia siapkan sejak tahun lalu. Namun, seiring waktu, proses kreatifnya terus berkembang, terutama setelah ia semakin aktif berada di studio dan berinteraksi dengan berbagai musisi.

Menariknya, dalam proyek EP ini, Angel mulai terlibat lebih dalam sebagai penulis lagu. Ia mengaku tengah melatih kemampuannya dalam menulis lirik, dan sejauh ini sudah ada beberapa lagu yang ia tulis sendiri.

“Sekarang saya lagi belajar nulis lirik, dan puji Tuhan sudah ada tiga sampai empat lagu yang saya coba tulis sendiri. Ini jadi pengalaman baru yang sangat berarti buat saya,” ungkapnya.

Angel juga berharap, melalui EP mendatang, ia bisa menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pendengar, tidak hanya lewat lagu, tetapi juga melalui konsep acara yang lebih personal seperti listening session.

Perilisan "Garis Tangan" pun menjadi langkah awal menuju fase baru dalam karier Angel Pieters, yang lebih matang, jujur secara emosional, dan berani mengeksplorasi diri tanpa dibebani ekspektasi. Dengan arah baru ini, Angel menunjukkan bahwa perjalanan bermusik bukan sekadar tentang hasil akhir, melainkan juga tentang proses, penerimaan, dan keberanian untuk terus bertumbuh.

GHAEIZA KAY RASUFFI

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |