Tips Santap Menu Lebaran tanpa Alami Gangguan Pencernaan

3 hours ago 5

Hidangan Lebaran opor ayam (ilustrasi). Setelah sebulan penuh berpuasa, transisi pola makan yang mendadak menuju hidangan kaya lemak dan santan dapat memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak disikapi dengan bijak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di Indonesia, perayaan Idul Fitri identik dengan tradisi open house. Tentu saja, meja makan penuh dengan hidangan khas seperti opor ayam, rendang, sambal goreng ati, hingga deretan kue kering yang menggugah selera.

Setelah sebulan penuh berpuasa, transisi pola makan yang mendadak menuju hidangan kaya lemak dan santan dapat memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak disikapi dengan bijak. Menyikapi permasalahan ini, dr Waluyo Dwi Cahyono, SpPD-KEMD, FINASIM, yang merupakan mitra dokter spesialis Halodoc, membagikan tips praktis agar silaturahim tetap berjalan lancar tanpa gangguan seperti diare atau rasa lemas.

Menurut dia, porsi makan yang seimbang adalah kunci utama. Masyarakat tetap boleh menikmati opor dan rendang, namun harus diseimbangkan dengan porsi sayur dan buah yang cukup. Serat dari sayuran berperan vital dalam membantu mengontrol penyerapan lemak di saluran pencernaan.

Selain itu, transisi pola makan perlu dilakukan secara perlahan. "Tubuh membutuhkan adaptasi setelah sebulan berpuasa. Awali pagi Idul Fitri dengan asupan yang tidak terlalu iritatif, hindari terlalu pedas atau asam secara mendadak," ujar dr Waluyo dalam talkshow Halodoc Talks Episode 2 dengan tema “Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities” pada Selasa (10/3/2026).

Dia menekankan pentingnya metode masak yang kreatif, seperti mencoba memanggang atau menumis dengan sedikit minyak berkualitas untuk menjaga cita rasa asli tanpa menambah beban lemak jenuh berlebih. Yang tak kalah penting di tengah jadwal silaturahim yang padat adalah kecukupan hidrasi dan waktu istirahat.

"Menjaga kesehatan di Hari Raya bukan berarti membatasi kesenangan dan perayaan. Dengan sedikit penyesuaian pada cara kita mengolah dan mengonsumsi makanan, kita bisa menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tetap stabil, sehingga momen Idul Fitri bisa dinikmati secara maksimal bersama keluarga," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |