Threads Rilis Fitur Live Chats, Bisa Diskusi Real-Time

2 hours ago 1

FITUR anyar Threads yang dinamai Live Chats bisa dipakai untuk percakapan berlangsung secara real-time, khususnya saat momen budaya atau acara besar. Meta memperkenalkan layanan baru Threads ini sebagai upaya meningkatkan relevansi dan keterkinian interaksi dalam aplikasi.

Bila sesuai rencana, Live Chats akan pertama kali hadir di komunitas NBA Threads selama babak playoffs. Sejumlah figur media seperti Malika Andrews, Rachel Nichols, dan Da Kid Gowie dijadwalkan mengisi percakapan selama pertandingan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam tahap awal, fitur ini baru tersedia bagi sebagian kecil kreator. Meta menyebut aksesnya akan diperluas secara bertahap.

Dengan fitur ini, penggunaa bisa mengirim pesan, foto, video, tautan, serta reaksi emoji. Satu percakapan bisa diikuti hingga 150 orang. Setelah batas tersebut tercapai, pengguna lain tetap bisa mengikuti diskusi, memberi reaksi, dan ikut dalam jajak pendapat melalui mode penonton.

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Threads mengejar ketertinggalan dari platform X dalam hal percakapan real-time dan isu terkini. Threads sempat dinilai kurang unggul karena tidak memiliki sejumlah fitur penting seperti pencarian yang kuat, tagar, serta linimasa kronologis.

Lewat fitur interaksi baru, Meta berupaya memperkuat daya saing. “Ini cara baru membangun komunitas dengan orang lain berdasarkan minat yang sama, seperti perilisan album atau pertandingan besar saat berlangsung,” begitu pernyataan Meta yang diunggah ke blog resmi perusahaan, dikutip dari Tech Crunch, 22 April 2026.

Manajemen Meta mengklaim Live Chats lebih dinamis daripada grup chat tradisional karena dirancang untuk percakapan real-time. Pengguna dapat mengakses Live Chats melalui bagian atas feed Komunitas, dari unggahan di feed utama, atau dengan mengetuk lingkaran merah di foto profil host. Percakapan real-time akan berakhir setelah waktu tertentu, tapi kontennya tetap dapat diakses publik setelah sesi selesai.

Meta juga menyematkan sistem moderasi dalam fitur ini. Pesan yang melanggar aturan akan otomatis dihapus, dan pengguna dapat melaporkan konten bermasalah. Dalam sistem ini, host memiliki kendali moderasi secara langsung, termasuk mengubah status pengguna menjadi penonton atau mengeluarkan mereka dari percakapan.

Perusahaan milik Mark Zuckerberg ini masih akan menambahkan sejumlah fitur lanjutan seperti co-hosting, pembaruan jalannya acara secara real-time, widget layar kunci, serta opsi untuk mengutip dan membagikan isi percakapan ke feed Threads. Selain untuk pertandingan olahraga, Live Chats berpotensi digunakan dalam perilisan album, ajang penghargaan, hingga final kejuaraan yang tayang di TV.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |