Susah Tidur? Hindari 10 Hal Ini Agar Istirahat Malam Tetap Efektif

2 hours ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Tidur merupakan bagian penting dari kesehatan yang memengaruhi energi, mood, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Sejumlah kebiasaan sebelum tidur bisa berdampak pada kualitas tidur, termasuk hal-hal yang sebaiknya dihindari agar tubuh dan pikiran lebih siap untuk istirahat.

Lalu, apa saja 10 hal yang harus dihindari sebelum tidur?

1. Menggunakan Teknologi di Tempat Tidur

Perangkat seperti ponsel, televisi, tablet, atau e-reader memancarkan cahaya yang dapat menurunkan produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh merasa ngantuk. Para ahli menyarankan menjauhkan perangkat ini dari kamar tidur atau setidaknya tidak digunakan dalam satu jam sebelum tidur.

2. Mengonsumsi Kafein di Sore atau Malam Hari

Kafein, yang terdapat dalam kopi, teh, soda, dan minuman energi, merupakan stimulan yang dapat membuat sistem saraf tetap aktif sehingga memperlambat proses tidur. Dianjurkan untuk menghindari minuman berkafein di sore atau menjelang malam.

3. Makan Makanan Manis, Pedas, atau Berat Dekat Waktu Tidur

Makanan tinggi gula atau pedas dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sementara makanan berat dan berlemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna. Semua ini dapat membuat tubuh tetap “terjaga” saat berbaring. Dianjurkan memberi jeda setidaknya beberapa jam antara makan besar terakhir dan waktu tidur.

4. Minum Banyak Cairan Tepat Sebelum Tidur

Mengonsumsi banyak air atau minuman lain mendekati waktu tidur dapat membuat seseorang sering terbangun untuk ke kamar mandi, sehingga mengganggu kontinuitas tidur.

5. Mengonsumsi Alkohol atau Merokok

Alkohol mungkin terasa membuat rileks di awal malam, tetapi bisa mengganggu pola tidur di tengah malam. Sedangkan nikotin dalam rokok bersifat stimulan dan dapat membuat seseorang terjaga lebih lama.

6. Berolahraga Berat Tepat Sebelum Tidur

Aktivitas fisik yang intens dapat menaikkan suhu tubuh dan denyut jantung, yang bisa mempersulit proses relaksasi tubuh menjelang tidur. Olahraga dianjurkan dilakukan beberapa jam sebelum waktu tidur atau diganti dengan aktivitas ringan seperti yoga atau peregangan.

7. Tidur Saat Marah atau Stres

Emosi kuat seperti marah, cemas, atau stres dapat meningkatkan hormon kortisol, yang membuat otak tetap aktif. Mengelola emosi dengan teknik relaksasi sebelum tidur atau menjadwalkan waktu untuk refleksi pikiran di siang hari bisa membantu.

8. Membawa Pekerjaan ke Tempat Tidur

Menggunakan tempat tidur untuk bekerja atau mengecek email membuat otak mengasosiasikan ruang istirahat dengan aktivitas aktif, sehingga membuat proses tidur lebih sulit.

9. Mengonsumsi Obat-obatan dengan Efek Stimulan

Beberapa obat seperti pereda nyeri, obat flu, diuretik, atau suplemen tertentu bisa mengandung zat yang memengaruhi sistem saraf. Jika tidur berubah setelah mengonsumsi obat tertentu, diskusikan dengan profesional kesehatan tentang waktu konsumsi atau alternatifnya.

10. Tidak Mengatur Rutinitas Tidur yang Konsisten

Walau bukan hal yang harus “dihindari”, tidak memiliki jadwal tidur yang konsisten (tidur dan bangun di waktu yang berbeda setiap hari) membuat tubuh kesulitan mengatur ritme biologisnya. Konsistensi dalam rutinitas dapat membantu proses tidur alami tubuh.

Menghindari hal-hal di atas mungkin membantu menunjang sleep hygiene, istilah yang merujuk pada kebiasaan dan kondisi yang mendukung tidur sehat. Namun, kebutuhan tidur tiap individu tetap berbeda. Jika seseorang tetap mengalami kesulitan tidur meskipun sudah memperhatikan rutinitas sebelum tidur, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli tidur dapat membantu memahami penyebab lainnya.

Pilihan Editor: Stabilkan Kadar Gula Darah dengan Campuran Smoothies Buah dan Sayur

GWINNETSLEEP.COM | WEBMD | YOURTANGO

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |