Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.800 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Tarif AS

1 week ago 10

Petugas menghitung uang dollar AS di tempat penukaran valuta asing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 29 poin ke level Rp 16.800 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (25/2/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi seiring ketidakpastian kebijakan tarif AS.

“AS mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10 persen pada Selasa, dengan pemerintahan Trump berupaya meningkatkan tarif tersebut menjadi 15 persen. Langkah itu memicu ketidakpastian atas perdagangan global dan inflasi,” kata Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Selasa (25/2/2026).

Tindakan tarif tersebut menyusul putusan Mahkamah Agung AS pekan lalu yang membatalkan bea masuk besar-besaran yang sebelumnya diberlakukan berdasarkan kewenangan darurat. Putusan itu mendorong Washington memperkenalkan kembali tarif berdasarkan otoritas hukum alternatif.

Ibrahim menuturkan ketegangan geopolitik juga tetap menjadi perhatian. Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan Teheran siap mengambil langkah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Kedua pihak akan menggelar putaran ketiga pembicaraan pada Kamis di Jenewa di tengah meningkatnya ketegangan atas potensi bentrokan militer antara Washington dan Teheran.

Namun, Ibrahim melanjutkan, ekspektasi menunjukkan suku bunga AS akan tetap tinggi. Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins, pada Selasa mengatakan suku bunga kemungkinan tetap tidak berubah untuk beberapa waktu. Hal itu karena data ekonomi terbaru menunjukkan perbaikan di pasar tenaga kerja, sementara risiko inflasi tetap ada, menurut Bloomberg.

“Ketua Federal Reserve Chicago, Austin Goolsbee, menolak ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dengan alasan suku bunga harus tetap tidak berubah karena inflasi masih di atas mandat 2 persen The Fed. Ketua Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, menggemakan sikap tersebut dan menegaskan perlunya menjaga inflasi tetap menjadi fokus utama,” terangnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |