Irene Umar Ingatkan Pentingnya Kolaborasi dan Empati

5 hours ago 1

WAKIL Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengingatkan tentang pentingnya kolaborasi dan empati dalam menghadapi berbagai tantangan global. “APYLC bukan sekadar forum, tetapi menjadi titik awal bagi generasi muda untuk mulai mengambil peran dalam membentuk masa depan yang ingin mereka wujudkan," ujarnya pada keterangan pers yang diterima Tempo Senin 20 April 2026.

Ia pun mengatakan menjawab tantangan global yang tidak bisa dilakukan sendiri. "Membutuhkan kolaborasi serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap permasalahan di dalam komunitas, agar kita dapat menciptakan dampak yang bermakna,” kata Irene.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sebelumnya, Binus School Education menjadi tuan rumah Asia-Pacific Young Leaders Convention (APYLC) 2026, yang diselenggarakan pada 20–24 April 2026 di Binus School Serpong. Forum internasional ini menjadi wadah bagi pelajar sekolah menengah atas dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik untuk berkolaborasi, memperluas perspektif global, serta mencari solusi atas dinamika dunia saat ini.

APYLC diharapkan jadi jawaban untuk generasi muda memberikan peran mereka di dunia. Generasi muda saat ini memegang peran yang semakin krusial dalam merespons perkembangan global yang tidak menentu. Mereka dituntut untuk mampu memahami, beradaptasi, dan berkontribusi aktif dalam menjawab berbagai tantangan dunia, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Memasuki tahun penyelenggaraan ke-9, APYLC 2026 mempertemukan delegasi dari Binus School Education (Indonesia), Kaichi High School (Jepang), Nan Chiau High School (Singapura), dan Changshu Lunhua Senior High School (Tiongkok). Mengusung tema “Root for Change: Feeding Minds, Healing Communities, Empowering Futures”, para delegasi diajak untuk membahas isu global dengan berlandaskan tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sebagai pijakan utama, yaitu SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).

Director of Binus School Education Sherrierose Garcia Gonzales mengatakan tema APYLC tahun ini mencerminkan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dalam menjawab tantangan global. "Melalui platform ini, kami ingin mendorong generasi muda untuk memahami kompleksitas lanskap global saat ini serta mengembangkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berkelanjutan.” Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini tidak hanya untuk belajar, tetapi juga untuk berkontribusi melalui ide dan aksi nyata.

Melalui APYLC 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memperluas wawasan global, tetapi juga terdorong untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan dampak yang bermakna bagi masa depan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |