REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Polres Cimahi bersiap menghadapi potensi kepadatan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, Jawa Barat, serta Margaasih imbas adanya penerapan one way di Ruas Tol Trans Jawa di momen arus mudik lebaran 1447 Hijriah. Meski begitu, imbas one way tersebut belum terlihat di wilayah hukum Polres Cimahi.
"Tentunya akan ada imbas dari kegiatan one way nasional dari Jakarta ke Jawa. Di kami ada Gate Tol Padalarang, Baros 1 dan 2 serta Margaasih yang mungkin akan menerima limpahan kendaraan imbas one way nasional," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra di Padalarang, Selasa (16/3/2026).
Namun berdasarkan pemantauan polisi, hingga H-4 lebaran belum ada lonjakan kendaraan signifikan yang masuk dan melintas di wilayah hukum Polres Cimahi. Baik melalui jalan arteri dari arah Purwakarta maupun Cianjur maupun yang keluar dari gerbang tol.
"Sampai saat ini terkait traffic cone yang masuk ke kami baik di jalan arteri dari Padalarang ke Kota Cimahi maupun Cikalongwetan kemudian dari beberapa gate tol masih terlihat cukup normal. Memang ada lonjakan tapi belum signifikan," ujar Niko.
Meski belum ada lonjakan signifikan, namun polisi bersama stakeholder terkait sudah melakukan skema penanganan kemacetan. Skema rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal sudah disiapkan untuk mengurai kemacetan tersebut.
"Tentunya nanti ada rekayasa dengan one way sepenggal dari mulai arah Utara-Selatan ataupun dari arah Barat ke Timur maupun sebaliknya," kata Niko.
Tim Urai Polres Cimahi juga siap diterjunkan untuk pengamanan Operasi Lodaya 2026 di jalur mudik dan wisata. Mereka akan bersiaga untuk membantu pemudik dan wisatawan hingga mengurai kemacetan dengan pelayanan yang humanis.
"Ada 103 personel kami arahkan itu khusus untuk tim pengurai," ucap Niko.
Dirinya mengatakan, tim urai itu akan dibagi tugas ke tiga zona yang sudah ditetapkan. Yakni zona utara yang meliputi kawasan Lembang, Cisarua dan Parongpong. Selain akses jalur mudik alternatif, kawasan itu juga diprediksi bakal ramai saat libur Lebaran 2026.
Kemudian ada zona barat dari Cipatat dan Cikalongwetan hingga kawasan Padalarang yang menjadi jalur utama pemudik yang menggunakan sepeda motor khususnya, serta zona timur dari Padalarang menuju wilayah Kota Cimahi yang menjadi akses utama pemudik menuju wilayah Bandung hingga Priangan Timur seperti Garut, Tasiik dan sekitarnya.
"Kami bagi dari tiga zona yang perlu pengamanan, yaitu zona utara. kemudian juga zona barat dan zona Timur," ucap Niko.
Niko melanjutkan, lebih dari 600 personel Polri diterjunkan untuk mengawal dan mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polres Cimahi. Mereka akan bertugas selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung 13-25 Maret 2026.
"Ini adalah bentuk kesiapan kita untuk menerima atau menghadapi kegiatan libur Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah personel 667 yang tersebar, yang mana pelaksanaan kegiatan kurang lebih selama 13 hari," kata Niko.

2 hours ago
1















































