Peringati Nuzulul Quran, Menhut Singgung Tanggung Jawab Spiritual Jaga Hutan

12 hours ago 9

Menhut Raja Juli dalam kegiatan peringatan Nuzulul Quran di Jakarta, Senin (9/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyinggung dimensi spiritual dalam pengelolaan hutan saat peringatan Nuzulul Quran di Jakarta, Senin (9/3/2026). Raja Juli menilai, menjaga hutan bukan hanya urusan ekologis, tetapi juga memiliki konsekuensi moral dan spiritual.

Acara yang digelar Kementerian Kehutanan itu dihadiri Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, jajaran pimpinan kementerian, serta Wakil Presiden ke-13 KH Ma’ruf Amin yang memberikan tausyiah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi keluarga besar rimbawan di bulan suci Ramadhan.

“Kementerian Kehutanan ini tidak hanya berhubungan dengan ekologis saja, tetapi juga berkaitan dengan eskatologis. Sesuatu yang bersifat duniawi untuk menjaga lingkungan kita, tetapi terkait juga dengan urusan akhirat kita. Kita memiliki tanggung jawab konstitusional dari Presiden Prabowo untuk menjaga hutan, yang juga merupakan kewajiban spiritual,” kata Raja Juli dalam siaran pers, Selasa (10/3/2026).

Raja Juli menjelaskan, nilai-nilai dalam Alquran dapat menjadi rujukan bagi para rimbawan dalam menjaga alam dan hutan. Menurut Raja Juli, kitab suci tersebut memberi pedoman untuk membedakan tindakan yang baik dan buruk, termasuk dalam memastikan pengelolaan hutan dilakukan secara bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran mushaf Alquran dan paket sembako bagi keluarga karyawan Kementerian Kehutanan. Donasi mushaf Alquran itu antara lain berasal dari APP Group yang menyalurkan 1.000 mushaf bagi keluarga besar Kementerian Kehutanan.

Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata mengatakan, Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Bulan Ramadhan menjadi momentum yang baik untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami berharap mushaf Alquran yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kitab suci Alquran,” kata Suhendra.

Program wakaf Alquran yang dijalankan APP Group disebut telah berlangsung sejak 2008. Perusahaan menyatakan lebih dari 1,4 juta mushaf Alquran telah disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia melalui kerja sama dengan lembaga keagamaan, institusi pendidikan, komunitas, serta kesatuan TNI–Polri.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |