Minta Maaf tak Maju Jadi Ketum PBNU, Nasaruddin Umar: Lebih Baik Saya Konsentrasi di Kemenag

2 days ago 14

Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, dan para kader NU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar akan terus fokus menjalankan tugasnya sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih. Menag menegaskan, dia tidak ikut dalam kontestasi Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dan akan berkonsentrasi dalam menjalankan tugas sebagai nakhoda Kementerian Agama (Kemenag).

“Sehubungan dengan muktamar (NU) yang sedang berlangsung ini, karena saya sadar betul bahwa tugas saya sebagai Menteri Agama Republik Indonesia ini begitu berat dan begitu luas yang harus kami selesaikan, maka yang terbaik buat saya dan juga untuk pengembangan Kementerian Agama ke depan, atau juga termasuk NU, lebih baik saya berkonsentrasi di Kementerian Agama, tanpa harus meninggalkan konsen saya terhadap Nahdlatul Ulama,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat(28/8/2026).

Menurut Nasaruddin, tugas sebagai menteri agama sangat berat dan luas sehingga membutuhkan konsentrasi agar bisa melakukan yang terbaik untuk kementerian tersebut. Ia mengaku banyak kolega dan sahabat yang telah memberikan dukungan kepadanya untuk ikut dalam pemilihan Ketum PBNU. Untuk itu,  Menag meminta maaf karena akan tetap fokus membantu Presiden Prabowo dalam membina kehidupan dan kerukunan umat beragama.

“Maka dengan demikian saya minta maaf kepada teman-teman dari berbagai daerah yang mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU,” kata Menag Nasaruddin Umar.

“Mudah-mudahan muktamar ini berjalan lebih lancar dan menghasilkan hasil-hasil muktamar yang lebih baik untuk bangsa, khususnya untuk Nahdliyin,”kata dia.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |