Ratusan pelaku usaha mengikuti pelatihan Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen dan Produk Laris di Pasar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan ekonomi digital yang didukung oleh peningkatan penetrasi internet mendorong pemanfaatan platform perdagangan digital sebagai media transaksi. Bagi pelaku usaha, meningkatnya intensitas transaksi digital tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga menuntut kemampuan adaptasi yang berkelanjutan terhadap dinamika dan ekspektasi konsumen.
Di tengah akselerasi perdagangan digital yang semakin masif, ketidaksesuaian antara klaim produk dan kualitas yang diterima konsumen berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan konsumen. Jika dibiarkan, fenomena itu bisa melemahkan kepercayaan publik terhadap ekosistem perdagangan digital.
Menyadari urgensi tersebut, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag berupaya memperkuat standar kualitas perdagangan digital. Dengan menggandeng Lazada Indonesia dan Lampu.id melibatkan lebih dari 250 pelaku usaha, mereka mengadakan pelatihan “Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen dan Produk Laris di Pasar”.
Para pelaku usaha diberikan edukasi bahwa kualitas merupakan pondasi utama keberhasilan. Pasalnya, pertumbuhan penjualan tidak akan berkelanjutan tanpa kepercayaan konsumen yang dibangun secara konsisten.
"Kementerian Perdagangan hadir untuk memastikan iklim usaha tumbuh sehat, adil, dan berkelanjutan. Perlindungan konsumen bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk membangun pasar yang tepercaya di mana kejujuran, kepatuhan, dan inovasi berjalan beriringan," kata Direktur Jenderal PKTN Kemendag Moga Simatupang dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Menurut dia, penguatan regulasi dan sinergi dengan marketplace menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi konsumen Indonesia. "Untuk itu, efektivitas regulasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat dengan pelaku usaha, guna mewujudkan ekosistem usaha yang tertib, berkeadilan, serta konsumen yang berdaya," ucap Moga.

1 hour ago
1















































