Komunitas UMKM Depok Bangun Gerakan Sosial dan Literasi

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Komunitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Depok mengembangkan berbagai inisiatif sosial untuk memperkuat kepedulian di lingkungan usaha kecil. Salah satunya melalui kegiatan berbagi dengan anak yatim dari keluarga pelaku UMKM yang digelar bertepatan dengan momentum Ramadhan.

Ketua Komunitas Sahabat Amanina Depok Henny Juliana mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat jejaring antar pelaku UMKM di Depok. Menurut Henny, solidaritas di antara pelaku usaha kecil penting untuk saling menguatkan, terutama bagi keluarga pelaku usaha yang membutuhkan dukungan sosial.

“Kegiatan santunan anak yatim ini setiap tahun kami adakan sebagai bentuk kepedulian Sahabat Amanina kepada keluarga UMKM di Depok. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan anggota Sahabat Amanina dalam suasana Ramadan melalui buka puasa bersama,” kata Henny dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Toko PINTU Depok yang dikelola Yayasan Maharani Kirana Pertiwi. Tempat ini dikembangkan sebagai ruang usaha kreatif dengan konsep usaha sosial yang menggabungkan aktivitas ekonomi dengan program literasi masyarakat.

Co-Founder Yayasan Maharani Kirana Pertiwi Putu Anggreni menjelaskan, Toko PINTU mengumpulkan barang-barang layak pakai seperti pakaian dan perlengkapan rumah tangga dari masyarakat untuk dijual kembali dengan harga terjangkau. Hasil penjualan kemudian digunakan untuk mendukung pengembangan perpustakaan desa.

“Melalui Toko PINTU, kami mengumpulkan pakaian dan berbagai barang dari para sahabat yang masih layak pakai untuk dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Selain membantu masyarakat mendapatkan barang berkualitas dengan harga hemat, seluruh hasil penjualan digunakan 100 persen untuk membeli buku dan mengembangkan perpustakaan desa yang kami dirikan,” kata Putu.

Menurut Putu, pengembangan usaha sosial tersebut mendukung target pendirian 100 perpustakaan desa dan kampung di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut bertujuan memperluas akses literasi sekaligus mendorong masyarakat tetap produktif melalui budaya membaca.

Saat ini jaringan perpustakaan desa yang digagas yayasan tersebut telah beroperasi di 28 lokasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Citayam dan Bojonggede yang berada di sekitar Depok.

Jaringan tersebut tersebar di sejumlah daerah mulai dari Pulau Samosir di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, Flores hingga Maluku Tenggara.

Dalam kegiatan tersebut peserta juga mengikuti tausiah Ramadhan yang disampaikan Ustad Muda Abdullah Gymnastiar dari Pondok Pesantren At Tayba Depok. Melalui kisah-kisah inspiratif para nabi hingga perjuangan pada masa Rasulullah SAW, peserta diajak memperkuat keimanan sekaligus kepedulian sosial.

Putu menambahkan, gerakan sosial yang dijalankan yayasan juga didukung anggota Komunitas Langkah Kemenangan Group yang sebagian besar terdiri dari pelaku usaha dan perencana keuangan.

“Melalui sayap yayasan ini, para mitra di Langkah Kemenangan Group dapat terus berkembang dengan visi yang lebih besar. Kami ingin terus membuka ruang kreativitas, peluang bekerja, sekaligus peluang berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Putu.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |