CANTIKA.COM, Jakarta - Monster karya novelis Mary Shelley belum pernah terlihat sekeren ini. Novelnya, Frankenstein, baru-baru ini diadaptasi menjadi film, dan dirilis di Netflix pada 7 November.
Internet sedang terpaku pada sesuatu yang tak terduga: desain kostum film yang mewah, menyeramkan, dan maksimalis. Penampilan rumit aktor Mia Goth dan Oscar Isaac menampilkan hiasan kepala bulu burung, gaun pesta yang bervolume, jubah satin, dan kerudung jala yang sangat panjang dalam nuansa cerah dan mewah.
Sebagian besar kehebohan ini berasal dari Kate Hawley, perancang kostum film ini. Hawley tidak asing dengan dunia visioner Guillermo del Toro — ia sebelumnya pernah bekerja sama dengannya dalam film-film seperti Crimson Peak dan Pacific Rim. Dalam Frankenstein, ia dan timnya membangun hampir setiap kostum dari nol, menggunakan tekstil khusus dan teknik yang rumit.
Berikut ini adalah beberapa tampilan gaya fashion yang menonjol dan memanjakan mata
1. Penutup kepala bulu yang melingkar
Salah satu ciri visual yang menonjol adalah Mia Goth dalam balutan busana kobalt yang megah, dengan hiasan rambut berbulu yang mengembang bak sayap. Gaun tulle off-shoulder, kipas berstruktur, dan choker batu permata memancarkan kemewahan Victoria dengan presisi surealis, hampir seperti boneka. Gaya ini bahkan dijuluki "Victorian cyber-baroque" di berbagai akun penggemar.
2. Kerudung jaring yang dramatis
Mia Goth juga berperan ganda sebagai tokoh utama, ibu Victor, dalam film ini. Dalam satu adegan, ia terlihat mengenakan gaun merah tua berlipit dengan kerah tinggi yang dramatis dan topi kebesaran yang hampir seperti opera. Namun, kerudung merah panjang yang menutupi wajahnya itulah yang membuat para pencinta mode terobsesi. Hiasan kepala melingkar yang membingkai wajahnya seperti topi pahatan memiliki kerudung merah panjang dan tipis yang menjuntai di belakangnya.
3. Kegelapan bertemu dengan kewanitaan
Di sini, Mia mengenakan gaun berstruktur rok panjang bermotif bunga gelap dalam nuansa merah tua dan hitam. Gaun ini memiliki korset yang pas dan lengan panjang, mempertahankan siluet klasik Victoria. Ia melanjutkan tren hiasan kepala yang mewah dengan topi merah cerah berhias detail kerut di pinggirannya. Ia melengkapinya dengan sarung tangan jala hitam yang panjangnya melewati pergelangan tangan, memberikan sentuhan akhir yang lebih formal dan sesuai dengan zamannya.
4. Nuansa kerajaan kuno
Adaptasi film Frankenstein karya Mary Shelley menampilkan Mia Goth dan Oscar Isaac dalam balutan warna-warna yang kaya dan detail yang rumit/Foto: Instagram/Netflixfilm
Penampilan Mia ini memancarkan nuansa dramatis dan klasik. Ia mengenakan gaun pesta hijau dengan korset bermotif yang menampilkan desain melingkar hitam-hijau yang berputar-putar (mengingatkan pada motif marmer atau psikedelik). Lengannya, yang terbuat dari kain sifon hijau transparan dan mengembang dengan manset berumbai, menjadi sorotan utama.
Selain Mia, penonton benar-benar tak bisa melupakan penampilan Victor (Oscar Isaac) dalam film ini. Penampilan ini, khususnya, menampilkan Oscar yang mengenakan jubah satin longgar berwarna hijau tua yang dilapisi jubah dalam berwarna merah anggur. Celananya terbuat dari beludru gelap dengan motif kotak-kotak merah yang halus. Palet warna yang dipilih menjaga penampilannya tetap membumi dalam gaya Gothic tanpa hiasan. Pakaian tersebut juga merupakan simbol bagi karakter ini, yang penuh semangat dan antusias untuk mencapai tujuannya.
Pilihan Editor: Klasik Simpel, Gaya Fashion Prilly Latuconsina Menghadiri Forum Asia Pasifik
HINDUSTAN TIMES
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.














































