Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat, Industri Mainan Semarang Siap Tembus Pasar Amerika dan Inggris

1 week ago 3

Bea Cukai ingin fasilitas ini menciptakan efek bagi masyarakat dan ekonomi daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Sun Wing Ming Indonesia merupakan perusahaan di bidang produksi mainan anak-anak dengan tujuan ekspor ke Amerika Serikat dan Inggris.

Perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Semarang ini, pada Kamis (13/11/2025) resmi mengantongi fasilitas fiskal kawasan berikat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY. Pemberian fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan sektor industri dan peningkatan ekspor nasional.

Direktur PT Sun Wing Ming Indonesia, Andrew Tuah berterima kasih atas dukungan Bea Cukai dalam mendorong ekspor dan kemudahan berusaha di sektor industri kreatif.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bea Cukai Jateng DIY. Fasilitas ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan efisiensi produksi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, R Megah Andiarto menjelaskan, fasilitas kawasan berikat sendiri bertujuan untuk memperkuat daya saing industri nasional, menarik investasi asing, memperluas ekspor, dan menciptakan lapangan kerja.

"Dengan mengantongi fasilitas ini, PT Sun Wing Ming Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah," katanya dalam keterangan yang dikutip Selasa (18/11/2025).

Pada 2025 ini, investasi PT Sun Wing Ming Indonesia mencapai Rp 24 miliar dan akan meningkat hingga Rp 39,47 miliar pada 2029. Perusahaan juga menargetkan peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal dari 45 orang pada 2025 menjadi 530 orang pada 2029, dengan nilai devisa ekspor yang melonjak dari Rp 39,5 miliar menjadi Rp 43,84 miliar dalam periode yang sama.

Menurut Megah, selain membuka peluang ekspor dan lapangan kerja, berdirinya PT Sun Wing Ming Indonesia juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Mulai dari tumbuhnya usaha toko kelontong, rumah makan, kos-kosan, hingga penyedia alat tulis kantor lokal.

Untuk itu ia menegaskan, pihaknya akan terus mendukung industri nasional melalui sinergi dan pelayanan yang transparan. “Kami ingin memastikan fasilitas ini dapat memberi manfaat bagi perusahaan dan menciptakan efek berganda bagi masyarakat dan ekonomi daerah,” tutupnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |