ANGGOTA Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Rachmat Gobel tutup usia pada Jumat, 10 Juli 2026. Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengonfirmasi berita duka ini. “Benar,” kata Hermawi melalui pesan singkat pada Jumat pagi.
Rachmat Gobel wafat dalam usia 63 tahun di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, pukul 03.20 WIB. Jenazah Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Sementara itu, prosesi pemakaman rencananya akan dilaksanakan di Gorontalo.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jejak Rachmat Gobel di Panasonic Gobel Indonesia
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo, 3 September 1962. Lulusan Ilmu Perdagangan Internasional di Chuo University, Jepang itu memulai kariernya sebagai pengusaha sekitar 1980-an.
Saat itu, ia mewarisi PT National Gobel yang didirikan sang ayah, Thayeb Mohammad Gobel pada 1954. Rachmat Gobel tak langsung mendapat posisi puncak di perusahaan ayahnya itu.
Ia ditempatkan sebagai tenaga pelatih di pabrik baterai milik perusahaan. Rachmat meniti kariernya hingga akhirnya menjadi Direktur Utama pada 1994.
Selain berbisnis, Rachmat Gobel aktif di organisasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin. Ia dipercaya mengisi posisi Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia dan Koordinator Bidang Industri, Teknologi, dan Kelautan pada 2004-2008.
Profil Panasonic Gobel Indonesia
Panasonic Gobel merupakan perusahaan patungan semula yang didirikan Thayeb Mohammad Gobel. Saat itu, perusahaannya bernama PT Transistor Radio Manufacturing yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur. Perusahaan tersebut menjadi pelopor dari Pabrik Radio Transistor pertama di Indonesia dengan merek “Tjawang”.
Ketika menerima beasiswa Colombia Plan dan melanjutkan studi ke Jepang pada 1957, Thayeb Moh Gobel bertemu dengan Konosuke Matsushita, pendiri dari Masushita Electric Indrustrial Co.Ltd.
Hingga akhirnya, perusahaan Thayeb Gobel, PT Transistor Radio Manufacturing menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan Jepang, Matsushita Electric Industrial Co. Ltd pada 1960.
Bisnis pun semakin berkembang. Pada 27 Juli 1970, terbentuk Joint Venture dengan Panasonic Corporation di bawah PT National Gobel yaitu perusahaan penyedia peralatan rumah tangga.
Pada 1991, PT National Panasonic Gobel berdiri sebagai satu-satunya agen retail NABEL dan MGBI serta PT Matsushita Kotobuki Electric Indonesia yang mengekspor VCR, CD-ROM, dan televisi
Pada 2004, merek National bertransformasi menjadi Panasonic sekaligus mengganti nama perusahaan menjadi PT Panasonic Gobel Indonesia.
Perjalanan Politik Rachmat Gobel
Selain menggeluti dunia usaha, Rachmat Gobel pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo pada 2014. Ia hanya menjabat 10 bulan sebelum akhirnya digantikan Thomas Lembong.
Pada 2016, Rachmat Gobel bergabung ke Partai NasDem. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menunjuk Rachmat sebagai anggota Dewan Pertimbangan. Berselang tiga tahun menjadi anggota partai, dipercaya menjabat Wakil Ketua DPR Fraksi NasDem periode 2019-2024.












































