IKTASA Kukuhkan Pengurus, Perkuat Peran Alumni Pesantren

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pondok pesantren kembali ditegaskan sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kedaulatan bangsa, tidak hanya dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai kebangsaan hingga hari ini.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Silaturrahim Nasional Ikatan Alumni Assalafie–Assalafiat (IKTASA) yang dirangkaikan dengan Pengaosan ke-100 serta pengukuhan Pengurus Pusat IKTASA masa khidmah 2025–2030. Acara digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sanad Keilmuan dan Meneguhkan Langkah Bersama dalam Keberkahan” ini diikuti sekitar 2.500 alumni putra dan putri dari berbagai daerah di Indonesia, serta dihadiri jajaran Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie–Assalafiat Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat.

Dalam mauidzah hasanahnya, Musytasar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Manarul Hidayat, mengingatkan pentingnya menjaga tiga peran utama pesantren, yakni tarbiyah (pendidikan), dakwah (pencerahan), dan khidmah (pengabdian).

“Para pengajar, alumni, dan wali santri, baik di lingkungan Assalafie–Assalafiat maupun pesantren secara umum, agar tidak melupakan tiga peran utama tersebut. Jika dijalankan dengan baik, maka kiprah alumni akan semakin nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, sesepuh pesantren KH Azka Hammam Syaerozie membacakan kitab Mauidzotul Mu’minin sekaligus memberikan ijazah hadiwu kepada jamaah yang hadir.

Anggota Dewan Pengasuh lainnya, KH Aziz Hakim Syaerozie, menekankan pentingnya memperkuat robitah atau ikatan antarsesama alumni pesantren. Menurut dia, silaturahim yang terjaga akan memperkokoh kontribusi alumni dalam pembangunan bangsa dan negara.

“Dengan bersilaturahim, peran alumni pesantren akan semakin solid dan berdampak luas bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan regenerasi kepengurusan IKTASA. Jabatan Ketua Umum diserahterimakan dari KH Asep Saefullah kepada Dr H Solichin, yang dikukuhkan melalui pembacaan ikrar kepengurusan dipimpin KH Arwani Syaerozi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarpeserta sebagai peneguhan ukhuwah di kalangan alumni pesantren.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |