Prabowo Mengenang saat di Akmil: Saya Agak Nakal Waktu Itu

2 hours ago 3

PRESIDEN Prabowo Subianto mengenang masa pendidikannya di Akademi Militer bersama Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Putra Betawi Mayor Jenderal (Purn) Nachrowi Ramli. Menurut Prabowo, Nachrowi merupakan sosok yang disiplin, sementara dirinya sedikit nakal.

Kepala Negara menyampaikan ini ketika menyapa Nachrowi dalam pidato sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). "Teman sebelah tempat tidur saya di akademi militer,” ucap Prabowo, di kawasan Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026, seperti dilihat melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Prabowo pun memuji kedisiplinan Nachrowi saat masih mengenyam pendidikan Akmil. “Saya yang agak nakal waktu itu. Tapi saya Presiden sekarang,” kata Prabowo berkelakar. Ucapan Prabowo itu memantik tawa peserta Munas yang hadir.

Dia lantas menegaskan bahwa Nachrowi adalah sosok yang disiplin, bahkan soal ibadah salat wajib. “Tapi benar saya saksi, beliau ini disiplin. Semuanya disiplin. Lima waktu tidak pernah absen dia,” kata Mantan Menteri Pertahanan ini.

Prabowo mulai menempuh pendidikan Akmil pada 1970 bersama sejumlah tokoh lain, seperti Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Yudhoyono dan Nachrowi lulus pada 1973, sedangkan Prabowo lulus satu tahun setelahnya.

Adapun acara Munas ini, Prabowo menyampaikan keputusannya untuk melepas kursi kepemimpinan PB IPSI periode 2026-2030. Dia tercatat telah memimpin PB IPSI selama lima periode sejak 2004.

Prabowo berujar, dirinya sudah mengabdi di cabang olahraga pencak silat selama 34 tahun. “Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai ketua umum PB IPSI,” ucap.

Adapun alasannya tidak bersedia dicalonkan kembali untuk memegang jabatan ketua umum adalah kesibukannya sebagai presiden. “Saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua umum PB IPSI,” tutur Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini lantas meminta maaf karena tidak terlalu aktif di PB IPSI beberapa tahun belakangan. Meski begitu, dia menegaskan selalu mendukung organisasi tersebut. “Apalagi sekarang Presiden, saya kira pembinaan IPSI akan lebih dahsyat lagi,” ujar dia.

Dilansir Antara, PB IPSI sebelumnya menyebut mayoritas anggota federasi masih menginginkan Prabowo Subianto kembali memimpin sebagai ketua umum.

"Ya, kalau saya melihat mayoritas (anggota) masih menginginkan beliau (Prabowo Subianto kembali memimpin PB IPSI), tapi kita harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai RI 1," kata Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI Bayu Syahjohan pada Jumat, 10 April 2026.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |